MUI Minta Ahokers Jangan Lakukan Aksi Protes Lagi

MUI Minta Ahokers Jangan Lakukan Aksi Protes Lagi.jpg

Jakarta (NKRIKU.COM) – Ikhsan Abdullah, Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada para massa pendukung terpidana kasus penistaan agama yaitu Basuki Tjahaja Purnama bisa menghentikan berbagai macam aksi di semua daerah.

“Ahokers Protes, Menyalakan Lilin. Hal ini tidak bisa kita biarkan” kata Abdullah dalam sebuah diskusi bertajuk Dramaturgi Ahok yang di gelar di Jakarta, Sabtu.

Menurut Ikhsan, aksi massa pro Purnama tersebut dapat mengganggu suasana kondusif yang sudah berangsur membaik di masyarakat.

“Hal ini dapat mengganggu kedamaian dan kondusivitas negara,” kata Ikhsan.

Massa pendukung Purnama kerap kali mengusung tagline kebhinekaan bangsa dan NKRI.

Indonesia diperjuangkan dan didirikan oleh semua kalangan, suku manapun dan penganut agama apapun, sehingga semua pihak mempunyai kontribusi dan andil sebagai terus terjadi sampai sekarang ini.

Menurut Abdullah, “Hakim pasti dapat mengambil jalan yang menenteramkan masyarakat, bukan yang menimbulkan kontroversi. Saya melihat vonis itu sangat adil”.

Menurut Ikhsan, hal tersebut tercermin dari tidak adanya massa anti purnama yang melakukan protes vonis itu.

Akan tetapi berbeda dengan para massa pendukung purnama yang telah menganggap vonis itu tak adil dan dipengaruhi oleh tekanan massa.

Majelis Hakim pengadilan negeri jakarta Utara telah menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun terhadap terpidana kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama dalam pembacaan putusan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/5).

Setelah sempat ditahan di Rumah Tahanan cipinang sesudah divonis hakim. Basuki Tjahaja Purnama dipindahkan ke Markas Komando Korps Brigade Mobil Kepolisian Indonesia, di Kelapa Dua, Depok Jawa Barat untuk mengantisipasi massa pendemo.

Editor: Fajar

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here