Bupati Kep. Selayar Serahkan Bansos Non Tunai Tahap I

Bupati Selayar H.Muhammad Basri Ali saat memberikan sambutan.

SELAYAR.NKRIku.Com– Penyaluran bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I Tahun 2018 di Kabupaten Kepulauan Selayar, sudah mulai berjalan, Senin (5/2/2018).

Bupati Kepulauan Selayar H. Muhammad Basli Ali menyerahkan langsung bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) secara simbolis pada 3 kecamatan yakni Kecamatan Benteng, Kecamatan Bontomanai dan Kecamatan Buki.

Bupati didampingi oleh Kadis Sosial Drs. Musytari, M.M., Pub, turut hadir pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Selayar, bersama Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Hj. Patta Tulen, S., Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Selayar Basli Ali mengemukakan bahwa program tersebut merupakan program Presiden RI, melalui Kementerian Sosial yang disalurkan untuk keluarga miskin, yang terdaftar dalam data terpadu penanganan fakir miskin.

“Bantuan sosial ini kita salurkan secara non tunai melalui buku tabungan dan¬†Automatic Teller Machine (ATM)¬†Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang berfungsi sebagai kartu debit/ATM. Kartunya diserahkan langsung oleh Bank BRI didampingi oleh pendamping PKH setiap kecamatan,” kata Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali.

Selanjutnya Bupati mengemukakan, Keluarga Penerima Manfaat bisa langsung mencairkan melalui mesin ATM/agen terdekat sejumlah Rp. 500.000 per tahap sebanyak 4 tahapan pencarian dalam 1 tahun.

“Saya berharap bantuan yang diterima dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat,” terang Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali.

Sementara Kadis Sosial Drs. Musytari, M.M., Pub, dalam keterangannya menyebut bahwa total penerima bantuan sosial non tunai untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun Anggaran 2018, berjumlah 6.012 KPM.

“Meskipun ini merupakan program pusat melalui Kementerian Sosial, tetapi saya juga mengucapkan terima kasih kepada tim koordinator dan fasilitator Kepulauan Selayar. Tak bisa kita pungkiri bahwa data penerima bansos ini tidak lepas dari peran koordinator dan fasilitator kabupaten,” ucap Musytari. (Mj/Im/Anh)

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com