HMI Cabang Palopo Adakan Dialog Memperingati Hari Jadi 

Maksum Runi (Red) Bersama Ketua Cabang Palopo Taufik Manggula, saat melakukan pemotongan tumpeng.

POALOPO.NKRIku.Com– Oraganisasi Kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palopo memperingati hari jadi HMI ke 71 serta di rangkaikan dengan kegiatan Dialog dengan tema ’71 Tahun HMI Peran Substantif HMI Untuk Ummat dan Bangsa’, Senin 05/02/2018 pukul 20.00 Wita.

Kegiatan Dialog HMI diisi beberapa narasumber yang juga mantan pengurus HMI diantaranya,  Maksum Runi, Surahman dan Tandi Lantu Bastri,  dan kegiatan ini di mulai dari pembacaan ayat suci Al quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hyme HMI ( Mars HMI) dan pemotongan tumpen dan dilanjutkan dialog.

Pemotongan tumpen yang dilakukan Maksum Runi selaku pendiri HMIi Cabang Palopo pun berpesan agar tujuan di dirikan HMI, dapat teraplikasikam di Kota Palopo.

“Hmi kembali ke khitta perjuangan dengan tujuan terwujudnya mission HMI yang berlandaskan lima insan cita,”ucap  Maksum Runi.

Sejarah singkat hmi, Lafran Pane mendirikan HMI pada 14 Rabiul Awwal 1336 H bertepatan dengan 5 Februari 1947 M atau 71 tahun lalu. Pendirian HMI dalam catatan historiografi yang ditulis almarhum Prof. Agussalim Sitompul (1995), sejarawan HMI, dilatarbelakangi permasalahan kondisi kebangsaan (keindonesiaan), keummatan (keislaman) dan kemahasiswaan.

Dalam perkembangannya, ketiga kondisi dasar pendirian HMI dipostulasi menjadi materi training dalam setiap jenjang perkaderan HMI, dari level basic hingga advance di samping materi Kepemimpinan, Managemen, Keorganisasian, Wawasan Internasional serta materi terapan ideologi, politik, organisasi, strategi dan taktik (Ideopolitorstratak).

Pada periode awal pendirian HMI, tujuannya sesuai dengan konteks kondisi Indonesia pada masa saat itu yakni mempertahankan Negara Republik Indonesia dan mempertinggi derajat rakyat Indonesia serta menegakkan dan mengembangkan Agama Islam. Yang dapat disimpulkan menjadi ‘Ke-Indonesiaan’ dan ‘Ke-Islaman’.

Dalam perkembangan selanjutnya, Maksum Runi pun memberikan penjalasan terkait perjalanan HMI,” tujuan HMI yang dikenal saat ini baru dirumuskan dalam Kongres IX HMI Tahun 1969 di Malang yang rumusannya berbunyi, Terbinanya Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi yang Bernafaskan Islam, dan Bertanggung Jawab atas Terwujudnya Masyarakat Adil Makmur yang Diridhoi Allah SWT,” cetusnya.

“Dalam perjuangan fisik, HMI menjadi pelopor di kalangan mahasiswa dengan membentuk Corps Mahasiswa Indonesia (CMI) yang dipimpin Achmad Tirtosudiro yang ikut angkat senjata dalam penumpasan pemberontakan Partai Kominis Indonesia (PKI) pada peristiwa Madiun 1948. Urusan ‘NKRI harga mati’ bagi HMI tidak perlu dipertanyakan, HMI adalah bagian dari bagai ‘Harapan Masyarakat Indonesia” yang terkenal hingga saat ini. ia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat,” Tambahnya.

Reporter:Taufiq Triadi

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com