Pengacara Setnov Menuding SBY, DPC Demokrat Sidrap Angkat Bicara.

H. A. Insan P. Tanri Ketua DPC PD (tengah) Sidrap di dampingi oleh Sudarmin, SH dan Naharuddin Sadeke Anggota DPRD fraksi Demokrat pada konferensi pers

SIDRAP.NKRIku.Com– Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Kabupaten Sidrap menyatakan dukungannya terhadap Dewan Pengurus Pusat (DPP) yang akan melaporkan Firman Wijaya (Pengacara Setnov) ke Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim) Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan tudingan pencemaran nama baik.

Hal itu di sampaikan jelas oleh H. A. Insan P. Tanri Ketua DPC PD Sidrap di dampingi oleh Sudarmin, SH dan Naharuddin Sadeke Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) fraksi Demokrat pada konferensi pers sore tadi jam 04.30 WITA di sekertariat partai Demokrat, Kecamatan Maritenggae Kabupaten Sidrap, Selasa (06/02/2018).

Beliau sangat mendukung tindakan dan langkah-langkah yang dilakukan oleh DPP.

” Terkait dengan adanya maksud DPP PD yang akan melaporkan Firman Wijaya (pengacara Setnov) ke Bareskrim Mabes Polri terkait tindak pidana pencemaran nama baik (SBY), ” jelasnya di hadapan anggota partai.

Firman Wijaya sebelumnya mengatakan bahwa ‘menurut saksi Mirwan Amir politisi partai demokrat proyek E-KTP dikuasai oleh pemenang pemilu 2009, yakni Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono’.

Hal yang dilakukan Pengacara Setnov Sudah melanggar pasal 310 dan 311 KUHP Junto 27 ayat 1UU ITE Junto pasal 5 ayat 3 terkait pencemaran nama baik menurut kami Firman Wijaya diduga telah melanggar melanggar pasal 310 pasal 311 KUHP junto 27 ayat 1 UU IT junto pasal 5 ayat 3, Firman kami anggap telah menyampaikan berita bohong di luar persidangan dan memberikan opini-opini yang sesat.

“Kami melihat bahwa Firman tidak memiliki iktikad baik untuk menyampaikan klarifikasi dan meminta maaf kepada SBY dan Partai Demokrat dan sudah sepantasnya DPP melaporkan Oknum Firman ke Bareskrim, ” Pungkasnya di hadapan para awak media.

Bahkan terlihat jelas Firman wijaya menggiring opini untukk melanjutkan misinya merusak citra SBY dan Partai Demokrat.

“Karena Firman Wijaya adalah anggota Peradi maka Partai Demokrat telah melaporkan Firman karena diduga telah melakukan pelanggaran kode etik dalam UU Advokat yaitu pasal 6 dan pasal 7 kepada DPP Peradi,” kata ketua DPC.

Penulis : Ad

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com