Calypso Cafe Disinyalir Tempat Prostitusi

Makassar, Nkriku.com — Maraknya THM (Tempat Hiburan Malam) yang tak lagi mentaati hukum sebagaimana yang tercantum dalam peraturan Perwali NO 5 tahun 2011 tentang TDUP membuat masyarakat semakin resah. Salah satunya Cafe Calypso yang berada di Kota Makassar.

Kehadiran Cafe Calypso tersebut dinilai tidak menaati aturan sehingga membuat Persatuan Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (PGMPR) angkat bicara. Pihak PGMPR menganggap, club malam di bawah kepemimpinan pak Hary itu selain menyediakan tempat prostitusi dan peredaran minuman keras yang tidak sesuai SNI, juga pihak Club Calybson tutup hingga jam 4 dini hari sehingga di sinyalir ada dugaan besar bahwa rentang dan rawan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Hal yang dinilai menyimpang itu pun mendapat soratan dan kecaman langsung dari kalangan aktivis besar Kota Makassar. Andi Iponk, Ketua Umum PGMPR mengatakan, bahwa sebagai generasi muda tentu harus mengambil sikap dan peran penting untuk melihat bagaimana masa depan bangsa jika masih banyak tempat prostitusi yang bertebaran.

“Tentu dengan hadirnya claub sekaligus Cafe Calybson ini sangat mencedari tunas generasi baik dari kalangan pemuda, remaja maupun norma-norma agama yang berlaku. Namun ketika pihak dari cafe calybson tidak mampu mempertanggung jawabkan atas pelanggaran yang telah menyimpang, yang jelas tidak pro dengan kebijakan pemerintah di tataran kota makasaar dan tidak mengkofirmasi secepatnya ke pihak lembaga kami, untuk kemudian menjaga hubungan emosional yang baik, maka jangan salahkan kami ketika menidak lanjuti menurut apa lembaga kami yang benar. Dan PGMPR akan melayangkan surat penyampaian aksi unjuk rasa dengan penguatan dasar hukum pada Perwali NO 5 tahun 2011 bab VIII Pasal 33-35 tentang aturan pelarangan ayat 1 sampai poin 3,” ucap Iponk

Tambahhnya, “Dengan dasar hukum ini pun mejadi acuan dasar dan menjadi landasan PGMR akan mendesak kepada para pemangku kekuasaan yang wajib menertibkan termaksud Dinas Pariwisata, DPRD Kota Komisi A Makassar, Satuan Polisi Pamon Praja, agar kiranya mengambil sikap dan tindakan sesuai dengan peraturan hukum yang ada,” ucapnya dengan nada keras saat di temui oleh awak media di salah satu pelataran kampus.

Sementara itu, Drs A. Karurung Msi selaku Kepala Bidang Pendestinasian dan Industri mengatakan, bahwa ketika ada THM yang tidak tertib dengan peraturan walikota tentang TDUP maka pihaknya akan mencabut izin operasional, “Saya selaku pihak perwakilan dinas pariwisata tak segan mencabut izin operasionalnya atau memberikan sanksi,” tegasnya

Hingga berita ini di turunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Cafe Calypso selaku pihak yang bersangkutan.

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com