Polemik Wartawan Kotabaru Dipenjarakan, Berikut Isi Surat Edaran

NKRIku.com – Sebuah siaran pers berisi permohonan klarifikasi kepada Dewan Pers beredar, permohonan tersebut terkait penangkapan seorang wartawan inisial MY asal Kotabaru yang dipidanakan PT MSAM Joint Perhutani II dan dijemput tim dari Polres Kotabaru di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Kamis (5/4) lalu.

Berdasarkan informasi, awalnya MY dilaporkan atas tuduhan pemberitaan yang menyudutkan perusahaan terkait, sehingga dianggap melanggar undang-undang ITE.

Namun menurut Rinaldo, Pimimpin Redaksi yang bertanda tangan dalam surat tersebut, pemberitaan yang sebelumnya dituliskan MY mempunyai arah kepada kepentingan masyarakat yang telah diperlakukan tidak manusiawi oleh satu perusahaan sawit yakni PT MSAM Joint Perhutani II dengan semena-mena, dan pemberitaan-pemberitaan itu merupakan peristiwa yang benar-benar terjadi.

Menurutnya hal ini terbukti bahwa pada hari Jumat pekan sebelumnya (6 April 2018) perwakilan masyarakat sampai mengadukan nasibnya ke Komnas HAM Jakarta, jauh dari kediaman mereka di pelosok pedesaan Kalimantan Selatan.

Selanjutnya, Rinaldo juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keterlibatan Dewan Pers yang telah diajak oleh pihak Polri khususnya oleh Kepolisian Resort Kotabaru, Kalimantan Selatan untuk memberikan rekomendasi tanpa mengundang redaksi media yang bersangkutan terlebih dahulu atas pemberitaan pewarta, MY di Kotabaru hingga dianggap pidana murni.

Di dalam surat permohonan klarifikasi termaktub tiga point yang diminta oleh penulis yang bertanda tangan,

Pertama, penulis memohon penjelasan, bagaimana prosedur yang telah dilakukan Dewan Pers hingga memberikan rekomendasi bahwa pemberitaan yang dikordinasikan oleh Polres Kotabaru adalah pidana murni, hal ini dinyatakan langsung oleh penyidik dalam siaran pers dan telah tersiar di beberapa media.

Kedua penulis memohon penjelasan, apakah Dewan Pers mengundang untuk meminta klarifikasi kepada redaksi-redaksi yang dilaporkan.

Ketiga penulis memohon kejelasan, bagaimana sebetulnya peran Dewan Pers sesungguhnya terhadap wartawan dan media-media di Indonesia dikaitkan dengan terbentuknya Dewan Pers sesuai Kaidah-nya.

Demikian isi surat edaran, hingga berita ini diturunkan belum terdapat konfirmasi apapun dari pihak-pihak yang terlibat.

*Lea

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com