oleh

Kabid BKKBN Provinsi Sulsel Bersama DP2KB Luwu Utara Sosialisasaikan MKJP

Luwu Utara, nkriku.com – Dalam rangka sosialisasi peningkatan pelayanan KB MKJP bekerjasama mitra kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Utara, Kamis 25/10/18.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kecamatan Masamba di hadiri langsung
Perwakilan BKKBN Provensi Sulawesi Selatan Wardihang, SE, M.Si Selaku Kepala Bidang Kabid KBKR Provensi Sulsel,
Adolfina S tanggo, SE, m.Si, Kepala DP2KB Yasir Taba, Kordinator penyuluh,Kader PPKB dan Sub PPBKD di 12 Kecamatan serta toko masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Wardihang, SE, M.Si Selaku Kepala Bidang Kabid KBKR Prov., dalam pemaparan sosialisasinya mengatakan bahwa tujuan Sosialisasi ini berusaha berupaya mengalihkan yang tadinya Non MKJP. MKJP dalam artian Metode Kontraksepsi Jangka Panjang.

“Sesuai dengan survei bahwa banyak The Out, Drop Out dalam artian banyak orang ber KB tetapi tetap Hamil. Jadi kita pakai Metode Kontraksepsi Jangka Panjang (MKJP). MKJP seperti halnya dengan implan itu bisa kita pakai sampai 3 tahun dan bukan hanya itu ada juga IUD itu juga bisa bertahan sampai 8 Tahun sampai 10 Tahun yang terpenting rajin periksa, kontrol karena salah sedikit itu berbahaya.” Wardihang, SE, M.Si.

Diketahui IUD ini meruapakan alat kontrasepsi (IUD atau coil) adalah perangkat kontrasepsi berukuran kecil, berbentuk ‘T’, mengandung tembaga atau levonorgestrel, yang dimasukkan ke dalam rahim. Alat ini adalah salah satu bentuk kontrasepsi jangka panjang reversibel yang merupakan metode pengendalian kelahiran yang paling efektif.

Liputan: Bambang

Editor: Muh Jufri

Baca Juga: