oleh

Anggota Komisi IX DPR RI Himbau Tidak Nikahkan Anak Diusia Muda, Ini Resikonya

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Sulawesi Selatan menggelar Sosialisasi Promosi Pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (KR) berkualitas di Lapangan Kompleks Kumala Permai, Kecamatan Tamalate, Jumat (9/11) 2018.

Kepala Sub Bidang Jalur dan Wilayah Khusus BKKBN Sulsel, Muh Nasir Haedar, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat manfaat KB.

Ia juga mengimbau kepada para peserta sosialisasi terkhusus pria agar mau melakukan KB.

“Jadi KB itu bukan hanya untuk perempuan. Tapi untuk laki-laki juga boleh dan manfaatnya juga sangat baik untuk kesehatan,” ujarnya.

Rendahnya tingkat kepesertaan KB vasektomi (untuk pria) dikarenakan masih ada rasa ketakutan terhadap tindakan medis operasi. Padahal, menurut Nasir, hal itu tidak perlu dikhawatirkan karena tindakan operasi sekarang sudah canggih.

Pria yang sudah melakukan vasektomi masih terus memproduksi sel benih yang diproduksi buah zakar. Hanya saja karena salurannya diikat tidak bisa keluar bersama ejakulasi. Sel-sel benih itu akan diserap lagi oleh tubuh dan tidak membahayakan kesehatan. Vasektomi juga tidak mempengaruhi hormon testosteron.

“Vasektomi baik dilakukan pada laki-laki yang memang sudah tidak ingin memiliki anak. Juga tidak mempengaruhi kemampuan seorang pria dalam menikmati hubungan seksual, bahkan bisa makin bugar,” jelasnya.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Anggota DPR RI komisi IX, Aliyah Mustika Ilham. Dalam arahannya legislator senayan ini mengatakan kepada para peserta bahwa program KB bukan membatasi jumlah anak. Tetapi lebih pada merencanakan jumlah anak.

“Baik memang kalau dua anak saja. Tapi kalau lebih yaa itu rejeki. Yang terpenting jarak kelahirannya jangan terlalu mepet, rencanakan dengan baik waktunya agar terwujud keluarga yang berkualitas,” ujar legislator yang membidangi kesehatan ini.

Ia juga mengimbau agar tidak menikahkan anak diusia muda. Perempuan muda dibawah usia 19 tahun yang sedang hamil, berdasarkan penelitian akan mengalami beberapa hal, seperti akan mengalami pendarahan, keguguran, dan persalinan yang lama atau sulit. Kondisi inilah yang menyebabkan ibu yang akan melahirkan bisa meninggal. (**)

Mj

Baca Juga: