oleh

Kecewa Terhadap DPRD, Warga Rilau Ale Tidak Akan Cabut Pohon Pisang di Jalan

Bulukumba, nkriku.com – Puluhan warga Kacibo, Desa Swatani Kecamatan Rilau Ale melakukan protes terhadap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bulukumba, Khusus Dapil Rilau Ale pemilihan priode 2014 lalu, pasalnya belum ada aspirasi yang diloloskan untuk pembangunan di Kecamatan Rilau Ale hingga warga melakukan aksi penanaman pohon pisang dan kelapa di jalan sepanjang 2 KM yang belum pernah tersentuh pembangunan, Sabtu (01/12/2018).

Hal ini di sampaikan oleh Nasir salah seorang Tokoh Masyarakat, mengatakan bahwa Penanaman pohon pisang ini dilakukan karena kecewa terhadap Anggota Dewan yang datang dari dapil Kecamatan Rilau Ale, yang tak bisa memperjuangkan kondisi jalanan yang sejak tahun 1992 belum disentuh renovasi itu.

“kondisi jalan Warga Dusun Kacibo sudah puluhan tahun tak tersentuh. Bahkan untuk pengerasannya, menggunakan swadaya masyarakat yang bergotong royong memikul kerikil untuk menutupi beceknya jalan beberapa tahun silam,” kata Nasir

Sama halnya yang disampaikan oleh Naim juga mengeluhkan bila saat musim kemarau jalan sepanjang kurang lebih 4 KM ini dipenuhi debu yang masuk ke dalam rumah warga. Saat musim penghujan, becek dan lubangnya dipenuhi air serupa kubangan kerbau.

“Jadi yang kami lakukan hari ini, supaya pemerintah kita yang terhormat, pak Bupati bisa melihat kami di sini. Kami merasa di anak tirikan. Padahal di daerah kami adalah penghasil lada (merica) terbaik di Bulukumba. Kami sangat kesulitan untuk menjual hasil bumi kami. Karena kondisi jalan yang memprihatinkan,” Tambah Naim.

Warga tidak akan mencabut pohon pisang dijalan sampai ada kejelasan dari pihak pemerintah mengenai perbaikan jalan yang menghubungkan Pa”langisang kecamatan Ujung Loe itu.

“Kami berharap, pemerintah turun tangan melihat kondisi kami,” ungkap Naim.
(IL)

 

Mj

Baca Juga: