oleh

Prof. Katsuya Gambarkan Potensi Lutra untuk Jangka Panjang

LUTRA,NKRIku.Com- Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara (Lutra), komitmen untuk menjadikan Luwu Utara sebagai Kabupaten Pusat Benih Sagu.

Hal ini disampaikan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat berdampingan dengan Prof. Katsuya Osozawa saat melakukan teleconference dengan Nagoya University Japan melalui teknologi Skype di ruang Command Center Luwu Utara, Rabu 5/12/18.

“Ada sekitar 70 kabupaten di Indonesia yang juga memiliki sagu. Pemkab melihat ada peluang yang cukup baik terlebih benih sagu yang kita punya memiliki kualitas yang sangat bagus/potensial menurut penelitian yang dilakukan Prof.Ozosawa,” kata Indah.

Bagaimana tidak, jika dibandingkan dengan daerah lain seperti Meranti dan Papua, dari segi produktivitas satu batang sagu di Luwu Utara dengan panjang 110 cm diameternya lebih besar dan potensinya hingga 750 kg.

Luas lahan tanaman sagu di Luwu Utara 1790 Ha yang tersebar di lima kecamatan yakni Kecamatan Sabbang, Masamba, Baebunta, Malangke, dan Malangke Barat.

” Beberapa desa yang berada di kecamatan akan diasistensi untuk dapat memanfaatkan alokasi dana desa, serta mendorong partisipasi masyarakat sebab kita menyadari butuh dukungan dari semua pemangku kepentingan,” paparnya.

Bagi Luwu Utara, kata Indah di hadapan mahasiswa Nagoya University Japan, sagu adalah identitas/jati diri. “Menjadi komitmen kami untuk terus dibudidayakan dan tentu kita berharap sagu Luwu Utara menjadi varietas unggul Nasional dan ke depan Luwu Utara juga bisa menjadi Kabupaten Sagu Tourism,” tutur Bupati Luwu Utara.

Sumber:Pikar Humas/bg

Baca Juga: