oleh

Jumlah Rumah Kost Meningkat, Warga Minta Dikelola dengan Baik

Makassar, NKRIku.com — Kekhawatiran warga cukup beralasan mengingat jumlah rumah kost di kelurahan Borong, dari tahun ke tahun semakin bertambah. Jika tidak dikelola dan diatur lebih baik, rumah kost dapat dijadikan tempat prostitusi terselubung, tempat kumpul kebo dan tindakan amoral lainnya.

Hal tersebut disampaikan perwakilan warga saat rembug dalam rangka pra musrenbang tingkat basis di RW 07 Kelurahan Borong.

H. Syatir Mahmud, tokoh masyarakat dan mantan Ketua Forum LPM dua periode di Kecamatan Manggala, mengajak warga untuk aktif dalam setiap tahapan proses perencanaan pembangunan.

” Saya harap kita bisa aktif mengikuti setiap tahapan perencanaan pembangunan, agar kegiatan yang terakomodasi betul-betul kegiatan yang kita butuhkan”, harapnya saat pertemuan berlangsung di rumah Ketua RW 07, H Sanusi Jum’at 4 Januari 2019.

Sementara itu terkait keberadaan rumah kost, Lurah Borong, Suryadi mengatakan akan melakukan pendataan ulang rumah kost dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pengaturan penghuni rumah kost, bisa lebih baik.

Sejumlah usulan warga juga diutarakan dalam pertemuan tersebut, diantaranya peningkatan jalan, pekerjaan drainase, pengerukan sedimen, pelatihan pengurusan jenazah dan beberapa usulan lainnya.

Baca Juga: