oleh

Rakor BNPB RI, Bencana Banjir dan Lonsor di Sulsel Akibat Alih Fungsi

Makassar, nkriku.com — Rapat Koordinasi Kepala BNPB RI dengan Jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jum’at 1/02/19.

Rakor dipimpin Oleh Wakil Gubernur Provinsi Sul-Sel, Andi Sudirman Sulaiman, S.T., bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur prov. Sulawesi Selatan.

Wagub dalam sambutannya mengatakan perlunya segera mengatasi bencana banjir dengan melakukan penghijaun di Hulu sungai Jene’berang serta pengelolaan ekosistem Sungai secara terencana termasuk masalah sampah harus menjadi perhatian utama masyarakat Sulsel.

Sementara Kepala BNPB Republik Indonesia, Letjen Doni Modarno pada kesempatannya mengatakan, bencana banjir dan longsor di Sulsel akibat alih fungsi lahan dan kegiatan tambang.

Bencana banjir dan longsor di Sulsel disebabkan karena kawasan vegetasi sudah hancur akibat alih fungsi lahan dan kegiatan tambang.

Menurutnya sebagai langkah antisipasi, perlunya dilakukan penataan dan pengelolaan serta mengembalikan fungsi Gunung Bawakaraeng dan Gunung Lompo Battang.

Selain itu penataan dan perbaikan ekosistem diwilayah daerah aliran sungai Jenneberang, penghijauan, menghentikan kegiatan perladangan yang berbepindah-pindah, langkah-langkah konservasi untuk mencegah terjadinya bencana susulan.

Pengembalian fungsi hutan ini akan mengadopsi konsep Sungai Citarum, Jawa Barat.

Rakor dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulsel, Bupati, para Pelaksana BPBD, Kadis Sosial & Kadis LHK se Sulsel.

Humas/Ichal

Baca Juga: