by

Afghanistan: Nekat Terbang Bergantungan di Pesawat, 3 Orang Dilaporkan Jatuh

Pasang

NKRIKU, Jakarta – Tiga pemuda dilaporkan berjatuhan dari sebuah pesawat yang sudah lepas landas dari Bandara Kabul, Afghanistan, Senin 16 Agustus 2021. Para pemuda itu diduga jatuh setelah nekat menaiki bagian luar pesawat dan tak kuasa melawan gaya gravitasi seiring pesawat mengangkasa.

Pasukan Amerika Serikat, dilaporkan, kemudian mengambil alih kendali di bandara itu. Mereka harus melepaskan tembakan ke udara dan mengerahkan satu helikopter tempur untuk menghentikan kerumunan warga memenuhi landas pacu di bandara itu.

Wilayah udara Afghanistan akhirnya ditutup. Otoritas penerbangan di negara itu mengeluarkan dua NOTAM (notice to airmen). Maskapai seperti United Airlines, British Airways and Virgin Atlantic bahkan telah lebih dulu menghentikan operasionalnya di Afganistan sejak sehari sebelumnya.

Pada Senin, menyusul Qatar Airways, Singapore Airlines, China Airlines dari Taiwan, Air France KLM dan Lufthansa. Belakangan Air India juga mengumumkan tak bisa terbang ke Kabul karena alasan yang sama.

Sejumlah petinggi militer Amerika Serikat mengatakan setidaknya tujuh orang tewas sepanjang kekacauan di Bandara Kabul Senin, termasuk mereka yang jatuh dari pesawat angkut jet C17.

Pesawat angkut militer C-17 buatan Boeing. (Boeing.com)

Mereka menyatakan bicara secara anonim karena tak diberi wewenang untuk membahas operasi yang sekarang dijalankan di Afghanistan kepada publik. Mereka mengaku ‘sedih’ melihat situasi di Kabul namun mengatakan kalau Presiden mereka, Joe Biden, tetap kepada keputusannya.

Seperti diketahui, Amerika Serikat dan NATO telah menarik diri dari Afghanistan. Hanya beberapa minggu dari penarikan itu, pasukan Taliban berhasil masuk Kabul dan menguasai kembali negara itu. Warga Afghanistan yang ketakutan mencoba meninggalkan Afghanistan—seperti yang terlihat di banyak video.

NEWSWEEK, HINDUSTAN TIMES, NEWS, AP

Baca juga:
Konsep Jet Tempur Baru AS, Bisa Lepas Landas Seperti Helikopter