Agar Bisa Eksplorasi Ruang Angkasa, Rusia Kembangkan Roket Falcon 9 SpaceX KW

NKRIKU.COM – Badan Antariksa Negara Rusia, Roscosmos, pekan lalu mengumumkan bahwa pihaknya akan mengembangkan roket dua tahap yang disebut Amur. Sementara itu, roket tahap pertamanya akan kembali ke Bumi untuk pendaratan vertikal bertenaga seperti yang dilakukan oleh Falcon 9 SpaceX.

Berita Populer  Tolak Disuntik Vaksin Covid-19 Sputnik V, Guru di Rusia Sebar Petisi

Dilansir dari laman SpaceX.com, Jumat (16/10/2020), pihaknya mengatakan bahwa Amur memiliki kemiripan yang luar biasa dengan Falcon 9. Kemiripannya bahkan persis menyerupai sirip grid yang menstabilkan roket tahap pertama dan keinginan untuk meluncurkan setiap booster hingga 100 kali penerbangan pada akhirnya.

Berita Populer  Rusia Disebut Uji Tentara Lumba-lumba dalam Perang Suriah

Meski demikian, ada beberapa perbedaannya. Misalnya, Amur akan jauh lebih kecil dan kurang bertenaga daripada Falcon 9, dengan tinggi hanya 180 kaki (55 meter) berkemampuan mengangkat 11,6 ton (10,5 metrik ton) muatan ke orbit rendah Bumi (LEO). Sementara Falcon 9 memiliki tinggi 230 kaki (70 m) dan dapat mengirimkan 25,1 ton (22,8 metrik ton) ke LEO, menurut lembar spesifikasi SpaceX roket.

Berita Terbaru