Ahok Sebut Peruri Minta Rp 500 M ke Pertamina, Ini Respons Stafsus Erick Thohir

NKRIKU, Jakarta – Staf khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga angkat bicara menanggapi kritik Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok soal permintaan Rp 500 miliar Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia atau Peruri ke perusahaan migas tersebut. 

Berita Populer  Penularan Covid-19 di Secapa AD Bandung, Ini Instruksi Jokowi

Arya menilai penyataan Ahok dalam video pendek yang kemudian berkembang viral itu merupakan urusan internal perusahaan pelat merah tersebut. Hal itu sekaligus sebagai ruang bagi komisaris dan direksi untuk berkomunikasi.

“Ya B2B (business to business) itu urusan mereka. Apalagi ini kan sama-sama BUMN. Bagi kami kementerian (BUMN) itu kantong kiri, kantong kanan. Silakan saja mereka bernegosiasi sebagai sesama perusahaan dan B2B,” kata stafsus Erick Thohir tersebut, Rabu, 16 September 2020.

Berita Populer  Purnomo Soal Disalip Gibran: Survei Itu Cuma Bunga Demokrasi

Sebelumnya beredar video pendek yang berisi kekesalan Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina kepada perusahaan yang tengah diawasinya tersebut. Selain itu Ahok juga menyinggung Kementerian BUMN hingga perusahaan pelat merah lainnya seperti Peruri.

(Visited 275 times, 1 visits today)

Berita Terbaru