oleh

Alih Fungsi Lahan Pertanian Tiap Tahun, Jika Tidak diatasi Akan Terjadi Krisis Pangan

BONE, nkriku.com — Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Kementerian Pertanian RI., Ir Indah Megawati menyatakan alih fungsi lahan pertanian di Indonesia menjadi masalah serius. Bila tidak segera diatasi dengan serius maka pembangunan sektor pertanian tidak akan berjalan lancar dan akan terjadi krisis pangan.

Hal ini disampaikan saat hadir di kegiatan Tanam Perdana Cetak Sawah Baru TA. 2018 musim Tanam Oktober-Maret 2018/2019 di Desa Lattekko Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Senin Kemarin, 10/12/18.

Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Kementerian Pertanian RI, Ir Indah Megawati, menyatakan bahwa, alih fungsi lahan pertanian di Indonesia menjadi masalah serius.

Ada 100 hektar lahan sawah diperkirakan beralih fungsi atau dikonversi menjadi lahan lain. Ini terjadi setiap tahun.

“Bila tidak segera diatasi dengan serius maka pembangunan sektor pertanian tidak akan berjalan lancar dan akan terjadi krisis pangan. Ini jadi bayangan yang menakutkan bagi setiap negara yang sebagian besar penduduknya menggantungkan diri hidup dari sektor pertanian,” Tuturnya.

Ia menambahkan, dengan berjalannya program cetak sawah dari pemerintah dan bekerjasama dengan TNI Kita tidak usah lagi mengimpor beras.

“Kita harus menjadi Lumbung padi yang diperhitunkan di Negara lain,” tegasnya.

Cetak sawah merupakan pembangunan dengan tujuan mensejahterakan petani dan kedaulatan pangan, pada tahun 2045 nantinya kita akan menjadi lumbung pangan Sedunia.

“Sinergi antara pemerintah dengan TNI cukup berhasil selama ini dalam Program cetak Sawah,” ucap Mega.

Sementara Danrem 141/Toddopuli Bone Kolonel Inf Suwarno menyampaikan,Tanam perdana cetak Sawah Baru TA.2018 musim tanam Oktober-Maret 2018/2019.

“ini sesuai dengan undang-undang (UU) nomor 4 tahun 2004 tentang operasi militer. Selain perang juga membantu pemerintah daerah,” tuturnya.

Turut hadir, Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Kementerian Pertanian Ir Indah Megawati, Danrem 141/To Kolonel Inf Suwarno, Kasrem141/Tp Bone, Dandim 1407/Bone, Mewakili Bupati Bone Asisten 2 Sekda Bone, Kadis Pertanian Kab Bone.

Turut juga hadir, Fraksi Golkar Komisi 2 Mewakili Ketua DPRD Bone, Para Danramil Kodim 1407/Bone, Kapolsek Awangpone Kapolres Bone, Sekcam Awangpon, Para Pengurus Koorcab Rem 141/Tp PD XIV/Hsn dan Pengurus, KUA Awangpone, PPL Kec.Awangpone, Pejabat Desa dan ratusan Masyarkat setempat.

Irfan/Mj

Loading...

Baca Juga: