Aneh, Anies Bikin Aturan Sendiri, Melanggar Sendiri

NKRIKU, Jakarta –

Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan penghormatan terakhir kepada  jenazah almarhum Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah dikritik.

Ketua Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia Azas Tigor Nainggolan menilai yang dilakukan Pemprov itu salah karena sekda diketahui wafat akibat COVID-19 dan jika mengikuti protokol seharusnya langsung dikuburkan.

Berita Populer  iNews Sore Pukul 16.00: Buntut Kerumunan saat PSBB Transisi, Anies Dipanggil Polisi

“Pak Saefullah yang wafat karena positif COVID-19, dibawa ke Balai Kota Jakarta informasinya untuk penghormatan terakhir, seharusnya seseorang yang positif Corona langsung dibawa dan dimakamkan segera sesuai protokol kesehatan masa pandemi COVID-19, ini kenapa dibawa ke Balai Kota?,” kata Azas dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Berita Populer  Jakarta Banjir! Publik Bandingkan Era Anies dan Ahok: Mendingan Zaman Ahok!

Baca Juga: Anies Diprotes Lagi: Dia Sombong, Cuma Pencitraan, Tolong Beri Sanksi

Terlebih, kata dia, di masa pandemi ini jika ada yang wafat apalagi diketahui akibat COVID-19 harus langsung dibawa untuk dimakamkan di pemakaman.

“Apalagi saat di Balai Kota terjadi penumpukan dan kerumunan orang yang datang ingin memberi penghormatan ke alamarhum. Kejadian tadi bisa menjadi klaster penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Berita Populer  Anies Bersiap Buka Lagi Tempat Wisata Setelah PPKM Jakarta Turun Level 3

Menurut Azas, padatnya orang yang menghadiri penghormatan terakhir tersebut sangat membahayakan dengan kemungkinan peningkatan penyebaran COVID-19 dan berpotensi terjadi pelanggaran hukum.

Berita Terbaru