Apakah Wanita Korban Pelecehan Seksual Berdosa? Begini Kata Ulama

NKRIKU.COM – Baru-baru ini, viral seorang mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) mendapat pelecehan seksual dari dosennya. Bicara soal pelecehan seksual, apakah wanita korban pelecehan seksual berdosa? Simak berikut ini penjelasan Buya Yahya.

Melansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Selasa (7/12/2021), Buya Yahya menyaimpakan ceramah tentang apakah wanita korban pelecehan seksual berdosa. Untuk lebih jelasnya, berikut ini rangukan cermahnya.

Apakah Wanita Korban Pelecehan Seksual Berdosa?

Berita Populer  Jengkel Sepatu Mendadak Hilang, Wanita Auto Curiga Pas Lihat Tetangga Lewat

Dalam ceramah yang diunggahnya di kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 17 April 2018, Buya Yahya menyampaikan, jika perempuan mendapatkan pelecehan seksual karena diperkosa, maka perempuan tersebut tidak berdosa.

Baca Juga:
Video Direksi TransJakarta Diduga Rapat Sambil Nonton Tari Perut, Ikut Joget hingga Ketawa

Namun, lanjut Buya Yahya, jika perempuan diperkosa karena dia yang membuat laki-laki berhasrat untuk memperkosanya, maka dia memiliki andil dalam dosa. Misalnya, tidak menolaj saat diajak berduaan dengan laki-laki dan lain sebagainya.

Berita Populer  Wanita Ini Bagikan Pengalaman saat Dirawat di RSJ, Jadwal Kegiatan Teratur

Jika demikian, maka perempuan memiliki andil mendapat dosa. Karena dia membuat orang lain (laki-laki) tergoda atas sikapnya.

Menurut Buya Yahya, beda halnya jika wanita memakai pakaian yang tidak memperlihatkan aurat dan tiba-tiba ada orang yang ingin berbuat asusila padanya, maka perempuan tersebut tidak berdosa.

Buya Yahya juga menyampaikan bahwa korban pelecehan seksual bisa diakibatkan oleh dirinya sendiri karena berpakain yang dapat memancing laki-laki melakukan tindakan asusila.

Berita Populer  Curhat Wanita Atap Rumah Tetangga Silau dan Pantulkan Panas: Depan Belakang Hot

Buya Yahya kembali menambahkan, terjadinya perzinahan juga tidak sedikit disebabkan dari wanita. Misalnya, wanita mudah diajak kencan, menggunakan baju kurang bahan, dan lain sebagainya.

Baca Juga:
Ditahan Polisi, Dosen Pelaku Cabul Mahasiswi Unsri Terancam 9 Tahun Penjara

Orang-orang yang demikian ini, pada dasarnya memang termsuk orang yang dizalimi, dan dia tidak berdosa. Hanya saja, karena dia berpakaian yang menggugah syahwat orang, maka dia memiliki andil dalam dosa.

Berita Terbaru