oleh

Arqam Azikin Meminta Polisi Mengusut Motif Kertas Suara Tujuh Konteiner

Makassar, NKRIku– Informasi beredarnya kertas suara yang telah tercoblos sebanyak 7 konteiner dalam pemilihan presiden, mendapat tanggapan dari Pengamat Politik dan Kebangsaan Arqam Azikin.

Akademisi Universitas Muhammadiah Makassar (Unismuh) ini pun, mencermatin perkambangan informasi tersebut, sehingga Arqam menilai penyebaran informasi hoax tersebut harus di tindaki.

“KPU harus melaporkan ke pihak kepolisian menangkap penyebar informasi yang tidak benar, tentang 7 Kontainer surat suara sudah tercoblos, dan juga menulis di What’s App bahwa ada anggota TNI yang telah menyita surat suara tersebut,” ungkap Arqam, Kamis (03/01/19).

Aktifis di era 98 ini pun menilai, oknum yang telah menggagu ketenangan Indonesia dalam momen politik harus dimintai keterangan.

“Sebaiknya orang orang ini, segera dipanggil dimintai keterangan, apa motif mereka sudah membuat sebaran informasi yang tidak benar. Siapapun yang bertindak mengganggu proses damainya pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019, kita harapkan kepolisian bertindak cepat dan tegas demi kedamaian proses politik 2019,” tuturnya kepada media nkriku.

Loading...

Baca Juga: