by

ASYIK! Jangan Lewatkan, Sebanyak 185.984 Warga Bali Bakal Terima BLT BBM Tahap 2

Pasang

NKRIku.com – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) tahap 1 telah rampung, kini 185.984 warga Bali bakal mendapat BLT BBM tahap 2.

Sebanyak 188.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Bali telah menerima BLT BBM dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap I.

Eksekutif General Manager PT Pos Indonesia area Bali, Nandi Hidayat menyebut, penyaluran BLT BBM pertama pada 7 September-31 Oktober 2022.

“Total alokasi yang kami terima se-Bali 190.651 KPM, jumlah uangnya Rp 90.749.900.000. Realisasi yang berhasil kami salurkan sebanyak 188.596 KPM atau 98,92 persen,” ucapnya, Selasa (22/11/2022).

Sementara itu, BLT BBM tahap 2 akan disalurkan kepada 185.984 KPM. Dengan rincian, Jembrana 16.977, Tabanan 24.413, Badung 11.424, Gianyar 16.718, Klungkung 10.142, Bangli 13.331, Karangasem 37.701, Buleleng 50.710, dan Denpasar 4.568.

Penerima BLT tahap 2 akan menerima tiga jenis bantuan, yaitu BLT BBM, BPNT, dan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Jadi, ada yang menerima bantuan ketiganya langsung, tapi ada juga yang hanya mendapatkan BLT BBM dan PKH. Kemudian ada yang menerima BLT BBM dan program sembako (BPNT), sehingga besaran nilai berbeda-beda,” ungkapnya.

Rincian penerima bantuan tahap 2 di Bali, yaitu penerima BLT BBM, PKH, dan BPNT 83.134 KPM; penerima BLT BBM dan PKH 22.370 KPM; serta penerima BLT BBM dan BPNT 80.480 KPM.

Sedangkan besaran BLT BBM Rp 300 ribu untuk tiga bulan Oktober-Desember. Kemudian BPNT Rp 600 ribu untuk tiga bulan Oktober-Desember.

Serta bantuan PKH bervariatif mulai dari Rp 255 ribu- Rp 3,6 juta bergantung kondisi keluarga PKH.

“Program ini sudah diawali dengan launching kepada 50 KPM di Kota Denpasar pada Minggu (20/11/2022) kemarin. Saat ini kami sedang menyusun jadwal pembayaran untuk beberapa hari ke depan, khusus Denpasar dan Badung langsung dibayarkan dari kantor ini,” ucapnya ditemui di Kantor Pos Denpasar, Jalan Raya Puputan, Denpasar, Bali.

Sementara, penyaluran BLT untuk KPM Jembrana dan Tabanan akan dilakukan di Kantor Pos Tabanan, dan KPM Buleleng dapat mengambil di Kantor Pos Singaraja.

Lalu KPM Karangasem, Klungkung, Bangli, dan Gianyar akan dilakukan di Kantor Pos Gianyar.

“Penyaluran dilakukan dengan tiga cara, pertama dibayarkan di kantor pos, kedua dibayarkan di komunitas atau desa, ketiga dibayarkan langsung untuk KPM yang berhalangan, seperti disabilitas dan sakit sesuai informasi dari pihak banjar. Lalu, bagi KPM yang sakit dan tidak bisa hadir bisa didatangi ke rumahnya untuk penyalurannya,” tambahnya.

Pihaknya menargetkan penyaluran BLT di Kota Denpasar dan Badung selesai dalam waktu satu minggu, mengingat jumlah KPM yang tidak banyak. Sementara wilayah lain ditargetkan dalam waktu dua minggu.

“Persayaratan untuk bisa mengambil BLT sama seperti tahap 1. Pertama, dia (KPM) membawa surat pemberitahuan yang sudah disampaikan melalui desa. Kemudian membawa KTP dan KK. Kalau untuk PKH sendiri mereka punya kartu anggota PKH,” tambahnya.

BLT BBM Tahap 1 Tidak Tersalurkan ke 2.055 KPM

2.055 KPM atau 1,02 persen tidak tersalurkan, karena beberapa faktor. “Pertama, karena orangnya meninggal dan kartu keluarga tunggal.

Jadi, aturan pembayaran, kalau orangnya meninggal dan di KK ada nama lain, bisa diambil oleh nama yang 1 KK. Tapi, kalau KK tunggal bantuan tidak bisa disalurkan dan uang dikembalikan ke Kemensos,” sebut Nandi.

Pada penyaluran tahap 1, sebanyak 619 orang terdata meninggal dengan KK tunggal. Kabupaten Buleleng menjadi daerah dengan jumlah orang meninggal KK tunggal terbanyak, yakni 237 orang.

Lalu, faktor kedua, kata Nandi, ada beberapa orang yang terdaftar sebagai penerima bansos dobel, sehingga BLT tidak bisa disalurkan.

Ketiga, ada beberapa orang yang menolak BLT karena merasa mampu sehingga BLT dikembalikan kepada Kemensos.

“Keempat, ada yang pindah alamat dan kami tidak tahu alamat barunya. Kelima, ada juga yang menerima bantuan tapi ternyata PNS, TNI, Polri, dan tenaga horor pemda, sehingga tidak boleh dibayarkan dan bantuannya dikembalikan ke Kemensos,” ungkapnya.(***)

Artikel ini telah tayang di detikbali, “185.984 Warga Bali Bakal Terima BLT BBM Tahap 2