oleh

Atasi Antrian Konsumen, Pemkab Selayar Bentuk Sub Penyalur BBM

SELAYAR, NKRIKU.COM — Mengatasi persoalan dan antisipasi kelangkaan yang menyebabkan antrian panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Agen Penyalur Minyak Solar (APMS), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar membentuk Sub Penyalur BBM bersubsidi.

Asisten Ekbang dan Kesra Setda Ir. H. Arfang Arief dalam rapat yang dipimpinya mengenai Sosialisasi Keputusan Bupati Kepulauan Selayar Nomor : 109/II/Tahun 2019 tentang Penunjukkan Sub Penyalur jenis BBM tertentu dan jenis BBM penugasan di Kabupaten Kepulauan Selayar yang bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bupati Kepulauan Selayar, Jumat, (8/3/2019).

Loading...

Ir. H. Arfang Arief, mengatakan bahwa dengan diterbitkannya SK Sub Penyalur BBM dan Solar bersubsidi sehingga dapat membantu pemerintah menyelesaikan persoalan BBM bersubsidi untuk disalurkan kepada masyarakat atau konsumen sehingga antrian kendaraan di APMS dapat dikurangi.

“Dengan terbentuknya Sub Penyalur BBM bersubsidi di Kabupaten Kepulauan Selayar, diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mencegah isu negatif terhadap BBM yang selama ini menjadi polemik di tengah tengah masyarakat,” ungkap Ir. H. Arfang Arief.

Sub Penyalur ini tidak meraih keuntungan, tetapi hanya mendapatkan penggantian biaya transportasi pengangkutan BBM dari APMS. Apabila ada APMS yang menjual BBM bersubsidi kepada sub penyalur di luar harga yang telah ditetapkan pemerintah pusat, makan segera laporkan kepada Pertamina, lebih jelasnya.

Selaku Ketua Tim Penyusun Sub Penyalur Minyak dan Solar Kabupaten Kepulauan Selayar, Kepala Dinas Perindagkum, Drs. Hizbullah Kamaruddin yang hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk menyelesaikan persoalan antrian kendaraan di Agen Penyalur Minyak dan Solar yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir.

Antrian di Agen Premium Minyak Solar (APMS) merupakan antrian terpanjang dibandingkan dengan daerah lain, sehingga ditetapkan Sub Penyalur Minyak dan Solar dapat mengatasi persoalan ini, rincinya.

Kepala Bagian Ekonomi Setda, Muh. Arsyad, SKM., M.Kes., sebagai Sekretaris Tim Penyusun Sub Penyalur menyampaikan bahwa Sub Penyalur BBM bersubsidi berkewajiban mendistribusikan BBM bersubdsidi ke konsumen/pengguna yang terdaftar dalam Sub Penyalur dengan harga jual eceran yang ditetapkan pemerintah pusat di tingkat APMS di tambah ongkos angkut sampai titik serah terima sesuai SK penetapan tarif angkutan BBM dari APMS.

Muh. Arsyad, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah dalam rangka meningkatkan pemahaman para Sub Penyalur akan tanggung jawabnya sebagai perpanjangan tangan APMS dalam penyaluran BBM di desa atau dalam wilayah yang jauh dr APMS. Diharapkan keberadaan Sub Penyalur ini menjadi salah satu solusi mengurai masalah antrian panjang di APMS selama ini, agar tidak lagi terjadi antrian panjang di APMS.

Sebagai rangkaian dari acara ini, juga dilakukan penandatanganan pernyataan oleh masing-masing Sub Penyalur, yakni menyatakan bertanggung jawab penuh terhadap kecelakaan kerja dan atau musibah yang terjadi di Sub Penyalur dan bersedia dicabut haknya sebagai Sub Penyalur jika terbukti melakukan pelanggaran/penyimpangan terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku khususnya sebagaiman yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK). (Y)

Loading...

Baca Juga: