Australia Investasi US$2,58 Miliar di Indonesia Lewat Proyek AA PowerLink

NKRIKU Australia berencana menginvestasikan proyek infrastruktur energi terbarukan yakni Australia-Asia PowerLink (AAPowerLink), senilai US$2,58 miliar.

Investasi yang juga didukung penuh oleh pemerintah termasuk sistem transmisi energi terbarukan. Kepastian investasi ini sendiri diumumkan dalam gelaran Australia-Asia Power Link Investment Announcement yang digelar virtual, Kamis (23/9).

“ Keputusan Sun Cable untuk investasi lebih dari 2 miliar dollar di Indonesia ini membuktikan bahwa Indonesia adalah mitra yang terpercaya dan lokasi investasi yang strategis bagi komunitas internasional,” tutur Menko Marves Luhut B. Pandjaitan dalam sambutannya.

Berita Populer  Update 15 Desember: Positif Covid-19 Bertambah 6.120 Jadi 629.429 Orang

Dengan masuknya investasi dari perusahaan energi terbarukan ini, lanjutnya, diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia.

“ Komitmen Sun Cable dalam transfer ilmu pengetahuan untuk mendukung pengembangan energi terbarukan dengan Institut Pertanian Bogor dan Institut Teknologi 10 November serta pemberian beasiswa akan mampu mendorong inovasi di bidang energi terbarukan di masa depan,” ucap Menko Luhut. 

Berita Populer  Peneliti AS dan Australia Ungkap Bukti Epidemi Virus Corona 20.000 Tahun Lalu

Disisi lain, adanya investasi ini akan membantu meningkatkan kinerja Indonesia sebagai negara utama di Asean yang mampu meraih target penurunan emisi karbon. ASEAN memiliki target 23% bauran energi dari sektor energi terbarukan.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Australia untuk Indonesia HE. Ms. Penny Williams berterima kasih kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan atas dukungannya terhadap proyek energi terbarukan milik Sun Cable dan investasi Australia secara keseluruhan di Indonesia.

“ Australia percaya pada pendekatan berbasis teknologi untuk memerangi perubahan iklim dan saya senang Pemerintah Indonesia telah mendukung proyek Sun Cable untuk memanfaatkan dan berbagi kekuatan energi surya. Kami menantikan Sun Cable untuk investasi, berbagi pengetahuan, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi pada penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Australia,” ujarnya dalam sambutan. 

Berita Populer  "Mengkhianati Bung Karno"

Menyambung, CEO Sun Cable David Griffin menyatakan dukungan atas komitmen Pemerintah Indonesia dalam menarik penanaman modal asing serta keinginan kuat untuk mengurangi emisi karbon di kawasan.

Berita Terbaru