by

Bahaya Ini Mengancam Jika El Salvador Terlalu Banyak Menumpuk Bitcoin!

NKRIKU Nilai mata uang kripto terus mengalami peningkatan secara perlahan dalam beberapa bulan terakhir. Tak heran jika kini mulai banyak orang yang memilih untuk memiliki aset berupa mata uang digital ini. Kehadiran mata uang kripto yakni Bitcoin cs memang masih menjadi polemik sekaligus hal menarik karena kian diminati.

Negara yang sudah menerima mata uang kripto sebagai alat pembayaran sah yakni El Salvador. Menurut Moody’s Investors Service, pelukan historis El Salvador terhadap Bitcoin (BTC) dapat memiliki konsekuensi negatif pada prospek kredit negara yang berdaulat.

Berita Populer  Harga Bitcoin Ambrol ke Rp 433 Jutaan, Turun Separuh Lebih dari Rekor Tertinggi

Analis Moody, Jaime Reusche, mengatakan kepada Bloomberg minggu ini bahwa perlawanan yang dilakukan Bitcoin El Salvador tentu saja menambah portofolio risiko dari negara yang telah berjuang dengan masalah likuiditas di masa lalu.

Di bawah kepemimpinan Presiden Nayib Bukele, El Salvador telah mengakui Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah dan mengeluarkan dompet kripto yang dikelola negara untuk memfasilitasi pembayaran, transfer, dan kepemilikan. Sepanjang jalan, El Salvador telah mengumpulkan peti harta karun 1.391 BTC dengan Presiden Bukele yang terkenal “membeli penurunan” pada beberapa kesempatan dengan menggunakan volatilitas Bitcoin untuk menambah kepemilikan negaranya.

Berita Populer  Bitcoin Seharga Rumah, Bappebti Kasih Lampu Kuning

Namun, Reusche memperingatkan bahwa mengumpulkan lebih banyak BTC akan meningkatkan risiko default El Salvador.

“Jika makin tinggi, itu merupakan risiko yang lebih besar untuk kapasitas pembayaran dan profil fiskal penerbit,” katanya.

Selain menurunkan peringkat kredit El Salvador, Moody’s telah memperingatkan bahwa apa yang disebut obligasi gunung berapi Bitcoin di negara itu dapat membatasi aksesnya ke pasar obligasi asing. Hasil dari ikatan gunung berapi, yang diperkirakan akan mengumpulkan sekitar 1 miliar dolar, akan digunakan untuk mendanai proyek Kota Bitcoin El Salvador.

Serangan terhadap perlawanan Bitcoin El Salvador oleh lembaga keuangan warisan bukanlah hal baru. Pada November 2021, Dana Moneter Internasional yang berbasis di Washington memperingatkan El Salvador agar tidak menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

Berita Populer  Soal Marak Perdagangan NFT, OJK: Kami Tak Tangani Itu, Hanya Monitor

Sementara itu, Bank Dunia telah menolak permintaan negara untuk bantuan dalam menerapkan Hukum Bitcoin atas dugaan masalah lingkungan dan transparansi cryptocurrency. Namun demikian, El Salvador tetap teguh dalam merangkul Bitcoin dan dalam menciptakan lingkungan yang menarik bagi investor dan pengusaha kripto.

Pekan lalu, Menteri Keuangan Alejandro Zelaya mengatakan, Undang-Undang Bitcoin negara itu telah menarik investasi asing.[]

Berita Terbaru