Bandara Kulonprogo Jadi Pertama Gunakan Alat Tes GeNose

NKRIKU.COM – PT Angkasa Pura I tengah melakukan persiapan uji coba penggunaan GeNose C-19 untuk pemeriksaan Covid-19 di Bandara.

Hal ini tertuang dalam Surat Direktur Keamanan Penerbangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara nomor AU.201/4/12/DJPU.DKP-2021 perihal persiapan dan percobaan penggunaan peralatan GeNose C-19.

Pada tahap uji coba ini Bandara Internasional Yogyakarta atau YIA di Kulon Progo akan dijadikan bandara percobaan pelaksanaan uji coba penggunaan GeNose C-19.

Berita Populer  Angkasa Pura I Fasilitasi Layanan Rapid Test di 11 Bandara

“Kami menyambut baik rencana penggunaan alat tes Covid-19 GeNose C-19 di bandara pada 1 April mendatang,” ujar Direktur Utama AP I Faik Fahmi dalam keterangannya, Rabu (24/2/2021).

Baca Juga:
KAI Tambah 6 Stasiun Sediakan Alat Rapid Test GeNose

Pada fase persiapan ini, Angkasa Pura I akan berkoordinasi dengan pihak penyedia alat GeNose C-19 untuk meyediakan 40 alat GeNose C-19, serta menyiapkan area lokasi layanan GeNose C-19 di YIA.

Berita Populer  H-1 Libur Jumat Agung, Trafik Penumpang di 15 Bandara Naik 39,8 persen

Kemudian, menyiapkan prosedur alur pemeriksaan Covid-19 menggunakan GeNose C-19, dan melakukan simulasi pemeriksaan Covid-19 menggunakan GeNose C-19 pada minggu ketiga Maret 2021.

Pada tahap awal, layanan tes Covid-19 menggunakan GeNose C-19 akan diimplementasikan pada YIA dan secara bertahap akan diterapkan di seluruh bandara Angkasa Pura I.

Layanan GeNose C-19 di bandara Angkasa Pura I dikhususkan bagi masyarakat yang sudah memiliki tiket penerbangan.

Untuk harga layanan GeNose C-19 di bandara Angkasa Pura I akan diinformasikan kemudian menjelang penerapan GeNose C-19 di bandara pada 1 April 2021 mendatang.

Berita Populer  Pasca Bom di Makassar, AP I Tingkatkan Keamanan Bandara Sultan Hasanuddin

Baca Juga:
Soal Wajib Swab Antigen di Jakarta, Anggota DPR Bilang Begini

“Dengan adanya layanan GeNose C-19 nanti di bandara, akan menambah pilihan layanan tes Covid-19 selain swab antigen dan PCR. Hal ini akan semakin memudahkan pengguna jasa bandara yang ingin melakukan perjalanan udara,” tutur Faik.

Berita Terbaru