Bank Indonesia: Kredit UMKM Per Juni Tumbuh 2,35 Persen

NKRIKU, Jakarta –  Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menuturkan kredit UMKM per Juni 2021, tumbuh 2,35 persen. Angka ini tumbuh lebih tinggi dibanding pertumbuhan kredit total yang 0,59 persen. 

Destry mengemukakan sektor UMKM yang memiliki pangsa kredit terbesar dan kredit barunya terjadi di sektor perdagangan baik eceran maupun besar, khususnya sektor perdagangan makanan dan minuman.

Berita Populer  BI Batasi Operasional Hingga 15 Agustus karena Corona

BI juga mencatat adanya peningkatan pencairan kredit baru, yang bahkan sudah melampaui pelunasan kredit. Per Juni 2021, pencairan kredit baru sebanyak Rp72,23 triliun sementara pelunasan kredit Rp60,21 triliun.

Selain itu Destry mengungkapkan perbaikan kinerja dari UMKM pada tahun 2021. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Mandiri Institute, per April 2021 sekitar 84,8 persen UMKM sudah beroperasi secara normal dengan 8,1 persen beroperasi secara terbatas, dan 7,2 persen UMKM yang berhenti beroperasi.

Berita Populer  Indeks Manajer Pembelian Manufaktur RI Anjlok ke Level 40,1 karena PPKM

Jumlah ini meningkat dibandingkan saat terjadi pandemi sepanjang tahun 2020 di mana hanya 35,2 persen UMKM yang beroperasi secara normal, 34,5 persen beroperasi secara terbatas, dan 30,4 persen di antaranya berhenti beroperasi.

Meskipun terlihat ada perbaikan dari sektor UMKM, Destry tetap mengingatkan bahwa kunci dari pemulihan ekonomi adalah penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Berita Populer  Puan Maharani Khawatir Aturan Makan 20 Menit Cuma jadi Lelucon Rakyat karena Tak Jelas

“Jadi kita dituntut bisa melakukan protokol kesehatan secara disiplin, vaksinasi terus diakselerasi,” katanya. Dia menerangkan penurunan mobilitas yang terjadi akibat diterapkannya kebijakan PPKM berdampak pada kinerja di sektor UMKM.

BACA: Juni 2021, BI: Uang Beredar Tumbuh 11,4 Persen jadi Rp 7.119 Triliun

Berita Terbaru