Bapak Demokrasi Taiwan, Lee Teng-hui Meninggal Dunia

Ia dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (30/7) pukul 19.24 waktu setempat oleh Rumah Sakit Umum Veteran Taipei.

Menurut penuturan rumah sakit yang dikutip dari Focus Taiwan, Lee meninggal karena syok septik dan kegagalan banyak organ setelah dirawat selama lebih dari lima bulan.

Berita Populer  Yang Dipertuan Agong Minta Pertikaian Politik Dihentikan, Mahathir: Saya Harap Ditujukan Untuk Kerajaan

Pada awal Februari, Lee dilarikan ke rumah sakit karena tersedak segelas susu. Ia kemudian didiagnosis pnemonia dan diintubasi.

Sebelumnya, rumor mengenai kematian Lee mulai beredar pada Selasa (28/7), ketika Presiden Tsai Ing-wen dan wakilnya, Lai Ching-te mengunjungi Lee di rumah sakit.

Berita Populer  Resmi Dikukuhkan, JMSI Kepri Siap Tingkatkan Kualitas Jurnalistik Dan Hadirkan Pers Yang Sehat

Namun kabar tersebut langsung ditepis oleh rumah sakit pada Rabu (29/7) dengan menyatakan bahwa Lee dalam kondisi yang stabil.

Lee adalah Presiden Taiwan pertama yang dipilih oleh rakyat. Ia menjabat pada periode 1988 hingga 2000, mengawasi transisi sistem pemerintahan yang sosialis menjadi demokratis. Dengan alasan itulah ia kerap disebut Bapak Demokrasi.

Berita Populer  PPP: Stabilitas Politik Sudah Bagus Di Satu Tahun Jokowi-Maruf, Tapi...

Setelah tidak menjabat pun, Lee masih menjadi tokoh yang sangat diperhitungkan.

Berita Terbaru