Bareskrim Polri Datangi Rumah Petinggi KAMI Ahmad Yani, Ditangkap?

NKRIKU, JAKARTA- Penyidik Bareskrim Polri mendatangi kediaman Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Ahmad Yani. Kedatangan penyidik lantas membuat spekulasi yang bersangkutan telah ditangkap terkait kasus penyebaran hoax Omnibus Law Cipta Kerja.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono langsung membantah info adanya penangkapan lagi terhadap petinggi KAMI.

“Penyidik kesana (kediaman Ahmad Yani) minta klarifikasi,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2020).

Argo mengatakan, kedatangan penyidik ke kediaman Ahmad Yani sekaligus untuk meminta kesanggupan yang bersangkutan diperiksa terkait info penyebaran hoax tersebut.

“Untuk pemeriksaan, yang bersangkutan akan memberi keterangan hari ini. Jadi gak ada penangkapan,” ujar Argo.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri telah menahan sembilan orang dalam kasus ujaran kebencian dan penghasutan terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja yang berujung tindakan anarkis di sejumlah wilayah Indonesia. Mereka ditangkap pada Selasa (13/10/2020)

Dari sembilan orang tersebut, empat diantaranya ditangkap di Jakarta. Mereka yakni Anggota Komite Eksekutif KAMI Syahganda Nainggolan, Deklator Anggota Komite Eksekutif KAMI Jumhur Hidayat, Deklator KAMI Anton Permana dan penulis sekaligus mantan caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kingkin Anida.

Sedangkan empat orang lainnya ditangkap di Medan, Sumatera Utara. Mereka masing-masing yakni; Ketua KAMI Sumatera Utara Khairi Amri, Juliana, Devi, dan Wahyu Rasari Putri. Selain itu, polisi menangkap seorang berinisial DW terkait kasus yang sama.

(fir/pojoksatu)

Berita Terbaru