BCA Gandeng iGrow untuk Fasilitasi Pembiayaan KUR Pertanian Rp 25 M

NKRIKU, Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjalin kerja sama dengan lembaga penyelenggara pinjam meminjam uang berbasis elektronik atau fintech peer-to-peer (P2P) lending yang menyasar sektor pertanian, PT iGrow Resources Indonesia (iGrow). Penandatanganan kesepakatan kerja sama dilakukan oleh SVP Commercial & SME Business BCA Elvriawati Tumewah dan Chief Business Development Officer iGrow Jim Oklahoma.

Berita Populer  Dato Sri Tahir Bantah Soal Penyaluran Kredit Jumbo Bank Mayapada

“Kerja sama ini menunjukkan komitmen BCA untuk mendukung sektor Pertanian sebagai motor penggerak perekonomian Indonesia, sekaligus sebagai upaya BCA untuk memperluas pasar di segmen digital,” EVP Commercial & SME Business BCA Freddy Iman dalam keterangan tertulis, Sabtu, 20 Februari 2021.

Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu penopang stabilitas pangan Indonesia. Oleh karena itu, BCA mencermati perlu adanya dukungan bagi petani Indonesia di tengah pandemi.

Berita Populer  Kiat Pinjam Dana Lokapasar

Untuk meningkatkan produksi, kata dia, nantinya para petani dapat mengajukan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui aplikasi via ponsel. Dukungan ini akan difasilitasi oleh iGrow sebagai leading fintech di bidang agribisnis yang memiliki portofolio besar dan memiliki pemahaman luas mengenai agribisnis.

“Nantinya melalui kerja sama ini BCA dapat membiayai petani-petani sampai ke pelosok nusantara tanpa ada kendala jarak ujar Freddy Iman, ujarnya.

Berita Populer  Ada Gula Ada Semut: Happy Dapat Belasan Triliun Rupiah dari BCA, Pemegang Saham Langsung Lakukan...

Skema chanelling dalam kerja sama ini akan meliputi kerja sama pemberian fasilitas kredit berupa KUR Mikro dan KUR Kecil. Pembiayaan akan difokuskan bagi debitur yang bergerak di sektor agribisnis mencakup semua industri terkait pertanian, termasuk di antaranya hortikultura, kehutanan, perikanan, perkebunan, peternakan, dan tanaman pangan dengan maksimal penyaluran (plafon) sampai dengan Rp 200 juta per pinjaman.

Berita Terbaru