Bed Isolasi RS Terisi 62 Persen dan ICU 80 Persen, Wagub DKI: Kasus Covid-19 Menurun

NKRIKU.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan perkembangan pandemi Covid-19 di Ibu Kota yang mulai menunjukkan tren positif. Salah satunya tingkat keterisian rumah sakit yang mulai menurun.

Riza mengatakan sampai Kamis (29/7/2021), tempat tidur di 140 RS rujukan penanganan Covid-19 di Jakarta, saat ini terisi 68 persen. Sedangkan untuk Intensive Care Unit (ICU) berada di angka 80 persen.

Angka Bed Occupancy Rate (BOR) ini berarti menunjukan perbaikan. Sebab, di awal Juni kapasitas RS sudah terisi 90 persen untuk bed isolasi dan ICU.

Berita Populer  Cek Fakta: Benarkah Kini Mengurus SIM dan SKCK Membutuhkan Sertifikat Vaksin Covid?

“Terkait BOR Alhamdulillah per tanggal 29 Juli sudah mencapai 62 persen dan ICU turun 80 persen,” ujar Riza di Balai Kota DKI, Jumat (30/7/2021).

Baca Juga:
Gara-gara Masalah Pendataan, 10 Persen Penerima Belum Dapat BST DKI

Riza juga menyebut angka keterisian RS rujukan Covid-19 yang menurun ini karena penambahan harian kasus positif juga ikut melandai hingga dibawah 7 ribu kasus. Padahal dua pekan lalu penambahannya selalu di atas 10 ribu kasus.

Berita Populer  Ketua Satgas Covid-19 Sesalkan Sikap Habib Rizieq yang Tak Kooperatif

Imbasnya, angka kesembuhan pun meningkat dan kasus aktif Covid-19 atau pasien yang dirawat dan diisolasi juga ikut menurun.

“Positif turun dari yang sebelumnya sekarang 5.525 angka kematian turun di 1,5 persen angka kesembuhan naik 94,2 persen. PCR Kita tetap tinggi di 201. 294 itu sudah 20 kali standar WHO,” tuturnya.

Berita Populer  Terpapar Covid-19 Terlalu Lama, Penulis Dawson's Creek Putuskan Bunuh Diri

Kendati demikian, Riza meminta agar masyarakat tak lengah meski situasi sudah membaik. Protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 harus tetap dijalankan secara disiplin.

“Kita tidak boleh puas diri, tetap prokes, tetap berada di rumah, laksanakan 5M, hindari kerumunan. Kurangi mobilitas. Kemudian yang tidak kalah penting laksanakan PPKM level 4 secara konsekuen,” pungkasnya.

Baca Juga:
Satgas Covid-19: Tantangan Pandemi di 2021 Lebih Berat Daripada Tahun 2020

Berita Terbaru