BEI Pede Pasar Modal Syariah Indonesia Mampu Gairah di Kancah Global

NKRIKU Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi meyakini bahwa pasar modal syariah di Indonesia dapat berkembang lebih baik dan unggul di kancah global, seiring dengan potensi yang sangat besar.

“ Kami optimis pasar modal syariah dapat berkembang lebih baik dan unggul di kancah global seiring dengan potensi yang sangat sangat besar serta diikuti serangkaian implementasi strategi dan langkah taktis pemerintah OJK, SEO, dan seluruh stakeholder pasar modal syariah,” katanya dalam Webinar Percepatan Pengembangan Pasar Modal Syariah, Senin (30/11/2020).

Hal ini karena menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang besar dengan mayoritas penduduk Indonesia merupakan muslim. Dari seluruh umat muslim di Indonesia yang sebanyak 229 juta, itu merupakan 13 persen dari seluruh populasi muslim di dunia dan juga itu merupakan 87 persen dari seluruh populasi di Indonesia.

baca juga:

“Jadi ini adalah potensi-potensi yang ada kita harus sebagai negara muslim yang terbesar harus mendorong pasar modal syariah,” lanjutnya.

Secara rinci, kontribusi total aset pasar modal syariah di tahun 2019 terhadap PDB adalah 29 persen. Sementara, kontribusi kapitalisasi saham syariah tahun 2019 terhadap PDB adalah kontribusinya 24 persen.

“Kami yakin bahwasanya kontribusi tersebut terhadap PDB kedepannya saya yakin akan jauh meningkat secara gradual. Ini adalah pasar modal syariah kalau kita lihat perkembangannya cukup bagus dan naik secara signifikan,” jelasnya.

Inarno Djajadi juga mengatakan, pihaknya bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Syariah Nasional- Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) kan terus berkoordinasi dalam melakukan seleksi saham yang termasuk dalam kategori saham syariah yang tertuang dalam daftar efek syariah.

BEI mencatatkan sebanyak 451 saham dari 708 efek yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan saham syariah. Sedangkan, sebesar 51 persen atau sejumlah 3.302 triliun dari 6.475 triliun kapitalisasi pasar merupakan kapitalisasi pasar saham syariah.

“Jadi ini adalah statistik saham-saham syariah di kita dan juga kita lihat bahwasannya untuk saham saham syariah transaksi per tahunnya juga 61 persen dari total transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI), “ ungkapnya.[]

Berita Terbaru