Belum Kembali Ke Rusia, Alexei Navalny Masuk Daftar Buronan Nasional

Salah satu pengacara Navalny, Vadim Kobzev mengatakan kliennya dimasukkan ke dalam daftar buronan nasional karena dinas penjara Rusia menuduhnya tidak melapor kepada mereka pada akhir tahun.

“Secara teori mereka dapat menahannya segera setelah dia tiba (di Rusia) tetapi awalnya hanya selama 48 jam,” kata Kobzev, seperti dikutip Reuters.

Berita Populer  Hingga Hari Ini, Spesimen Yang Diperiksa Sebanyak 116.861 Sampel Dari 86.061 Pasien

Ia mengatakan, pengadilan akan mendengar rincian kasus pada 29 Januari dan dapat memutuskan hukuman penjara nyata kepada Navalny.

“Pengadilan dapat mengubah seluruh hukuman yang ditangguhkan menjadi hukuman nyata dan memberinya tiga setengah tahun penjara,” kata Kobzev.

Berita Populer  Begini Pertimbangan Hakim Tipikor Memvonis Benny Tjokro Penjara Seumur Hidup

Pada Rabu (13/1), Navalny mengumumkan bahwa ia berencana untuk pulang ke Rusia pada Minggu (17/1) untuk pertama kalinya sejak ia diracuni pada Agustus.

Navalny menuding Kremlin bertanggung jawab atas insiden keracunannya oleh Novichok. Meski begitu, Kremlin telah membantah hal tersebut.

Berita Populer  Erick Thohir Ogah Jadi "Kelinci Percobaan" Vaksin Covid-19, Pengamat: Pejabat Jangan Ingin Enaknya Sendiri

Pada akhir tahun, Layanan Penjara Federal (FSIN) Rusia memberikan ultimatum kepada Navalny untuk kembali sebelum tenggat waktu.

Navalny sendiri menjalani hukuman penjara tiga setengah tahun yang ditangguhkan atas kasus korupsi yang katanya bermotif politik. Masa percobaan Navalny berakhir pada 30 Desember.

Berita Terbaru