Benny Tjokro Ajukan Banding Kasus Korupsi Jiwasraya


Jakarta, NKRIKU Indonesia —

Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro mengajukan banding atas vonis seumur hidup kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya.

“Pernyataan banding sudah kami ajukan,” ujar pengacara Benny, Bob Hasan, melalui pesan singkat, Selasa (27/10).

Bob menilai putusan hakim itu cacat materiil karena hanya didasarkan pada asumsi yang ada di dalam dakwaan.

Berita Populer  Mengenal Lebih Dekat 13 Manajer Investasi Tersangka Jiwasraya

Selain itu, ia juga mempersoalkan kerugian negara sebesar Rp16,8 triliun yang dibebankan kepada Benny dan lima terdakwa lain dalam kasus tersebut.

“Total kerugian negara yang dibebankan kepada Benny Tjokro itu bertentangan dengan asas kepastian hukum. Kalau pun dibebankan kita akan melakukan perlawanan yang berbeda ketika hitungannya pasti,” kata dia.

Ia juga menilai Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dituduhkan kepada Benny semestinya tak terbukti.

Berita Populer  BPK Selidiki Keterlibatan BUMN di Kasus Jiwasraya

“TPPU juga terkait dengan pidana pokok soal korupsinya. Kalau tipikornya tidak pasti, ya apalagi TPPU-nya,” ucapnya.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Benny karena dinilai terbukti melakukan korupsi dan TPPU atas kasus di Jiwasraya.

Benny juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp6,07 triliun.

Dalam kasus TPPU, Benny disebut menyamarkan hasil kekayaan dengan membeli empat unit apartemen di Singapura.

Berita Populer  Komisi III Soroti Tuntutan dan Aset Jelang Vonis Jiwasraya

Cicilan unit apartemen itu menggunakan uang hasil korupsi pengelolaan saham dan reksa dana Jiwasraya.

Selain Benny, sejumlah pihak juga terlibat dalam kasus tersebut yakni Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat dan Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto.

Kemudian tiga orang mantan petinggi Jiwasraya yakni Direktur Utama Hendrisman Rahim, Direktur Keuangan Hary Prasetyo, serta Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Syahmirwan.

(psp/pmg)

[Gambas:Video NKRIKU]

Berita Terbaru