Bidik Asia Tenggara, Perusahaan Aset Kripto Terima Suntikan Pendanaan Investor

NKRIKU Zipmex yang merupakan salah satu bursa aset kripto mengakui pihaknya memiliki rencana besar bukan hanya untuk menjangkau jutaan konsumen di seluruh Asia Tenggara, tetapi juga membangun eksosistem yang lebih besar dari sekadar platform keuangan.

“Kami sangat senang mengumumkan daftar final dari investor yang mendukung mimpi kami untuk mewujudkan impian dan harapan masyarakat Asia melalui aset digital. Sangat jarang melihat perusahaan ventura dunia dan institusi keuangan mampu melihat peluang dalam dunia aset kripto dan berinvestasi seperti ini. Ini membuat kami semakin dekat dengan masa depan dengan peluang, akses, dan kemerdekaan finansial untuk semua lapisan,” ujar Marcus Lim, CEO dan Co-Founder Zipmex dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Berita Populer  Studi: Asia Tenggara Akan Memiliki Pertumbuhan Data Center Tercepat

Guna memuluskan sayapnya ke Asia Tenggara, pihaknya pun menerima pendanaan dari sejumlah investor hingga menyentuh US$41 juta. Diantaranya yang memberikan pendanaan meliputi B Capital Group milik Raj Ganguly, Eduardo Saverin yang dikenal sebagai Co-Founder Facebook dan juga angel investor secara resmi mengumumkan keterlibatan mereka dalam penutupan pendanaan seri B.

B Capital adalah sebuah perusahaan investasi dunia berbasis di Amerika yang telah berinvestasi di berbagai perusahaan dengan tujuan melakukan transformasi terhadap industri konvensional. Perusahaan ventura ini sebelumnya telah berinvestasi juga di startup inovatif di Asia Tenggara seperti NinjaVan yang mengakomodir pengiriman logistik dan CoinDCX, unicorn terbaru sekaligus bursa aset kripto terbesar di India.

Berita Populer  Riset AidData: Indonesia Punya Utang Tersembunyi kepada Cina Rp 247 T

Selain Raj Ganguly dan Eduardo Saverin, ada beberapa investor lainnya yang juga turut mengumumkan partisipasi mereka. Kedua investor tersebut adalah TNB Aura, dan V Ventures.

TNB Aura adalah perusahaan ventura terkemuka berbasis data yang menggunakan tesis dan metodologi khusus untuk mengidentifikasi dan berinvestasi di perusahaan terpilih. Beberapa portofolio mereka antara lain Zenyum, Super, Co-Learn dan Propzy.

“Dengan tim yang luar biasa, visi yang jelas, dan roadmap yang tertata, Zipmex menawarkan platform yang mudah diakses dan mudah dipahami bagi seluruh konsumen di Asia Tenggara yang ingin menjadi bagian dari revolusi aset digital. Kami merasa terhormat untuk bekerja sama dengan perusahaan yang berani melakukan transformasi dalam menabung menghasilkan pendapatan, dan berbelanja,” tutur Charles Wong, Co-Founder & Managing Partner TNB Aura.

Berita Populer  Erick Thohir Yakin PT Surveyor Indonesia Bawa Holding Jasa Survei Go Global

Sementara itu, V Ventures adalah sebuah perusahaan ventura berbasis di Singapura yang bermitra dengan Thoresen Thai Agencies (SET: TTA) sebagai anchor LP. Perusahaan ini umumnya berinvestasi di perusahaan tahap awal dan tahap akhir di seluruh wilayah, serta melakukan diversifikasi di berbagai perusahaan teknologi mutakhir dari desain solusi pinjaman elektronik global untuk memanfaatkan teknologi mendalam di sektor non-internet.

Portofolio perusahaannya meliputi BLender Finance, Cloudbreakr, Creative Ventures, Owlstone Medical, dan banyak lagi.

Berita Terbaru