Bidik Operasikan 26 Ribu Mobil Listrik pada 2025, Apa Strategi Grab?

NKRIKU Grab Indonesia menargetkan pengoperasian 26 ribu mobil listrik pada 2025. Hal ini seiring dengan semakin gencarnya pembangunan infrastruktur pendukungnya yaitu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

“Grab punya target bakal operate 26 ribu mobil listrik pada 2025,” ucap Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi di Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Neneng menuturkan, dalam mencapai target tersebut, selama dua tahun terakhir Grab telah membangun ekosistem kendaraan listrik dengan berkolaborasi bersama pemerintah hingga produsen kendaraan listrik.

baca juga:

Pada Desember 2019, Grab meluncurkan roadmap ekosistem kendaraan listrik untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait kendaraan listrik dan membantu mencapai target 20 persen kendaraan di Indonesia harus kendaraan listrik pada 2025 mendatang.

“Kami bersama pemerintah meluncurkan roadmap EV ecosystem di mana kami mendukung program pemerintah. Pada tahun 2019 kami mengumumkan kerja sama pertama dengan Hyundai untuk pengopersian kendaraan listrik di Bandara Soekarno-Hatta,” ucapnya.

Selain itu, katanya, Grab juga telah melakukan uji coba motor listrik di Bali untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik. Juga ikut serta membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai daerah Indonesia.

Hingga tahun 2020, Grab setidaknya telah mengoperasikan 5.000 kendaraan listrik di Indonesia. Grab juga telah mencatatkan 2 juta lebih order transportasi dan pengiriman, di mana berkontribusi mengurangi kurang lebih 350 ribu ton emisi CO2. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Berita Terbaru