Bidik Penjualan Sentuh Rp874 Miliar, MARK Bangun Pabrik Baru

NKRIKU PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) mematok proyeksi penjualan pada 2021 sebesar Rp874 miliar yaitu meningkat sebesar 72% dibanding penjualan di tahun 2020 yang diproyeksikan sebesar Rp507 miliar.

“Kita memproyeksikan laba pada 2021 sebesar Rp228 miliar atau meningkat 66% dibandingkan laba di tahun 2020 yang diproyeksikan sebesar Rp138 miliar,’’ ujar Presiden Direktur Ridwan Goh melalui keterangan persnya, Kamis (26/11/2020).

Lonjakan permintaan sarung tangan saat pandemi membuat MARK tidak menunda lama untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Kapasitas produksi Perseroan yang semula 700.000 unit per bulan di tahun 2020 tidak mencukupi permintaan cetakan sarung tangan yang begitu agresif.

baca juga:

Dengan begitu, mulai kuartal III tahun 2020 MARK meningkatkan kapasitasnya menjadi 800.000 unit per bulan. Adapun dengan naiknya permintaan pasar dan guna memenuhi permintaan yang selalu meningkat tersebut, MARK pun berupaya untuk meningkatkan kapasitas produksinya dengan membangun pabrik baru kedua di desa Dalu, Tanjung Morawa.

Pabrik tersebut ditargetkan akan rampung pada bulan Mei tahun 2021.

“Sehingga kondisi ini akan menambah kapasitas produksi MARK menjadi sekitar 1,1 juta unit per bulan pada tahun 2021 dan bahkan akan ditingkatkan hingga mencapai 1,8 juta unit per bulan pada awal tahun 2022,” ujarnya.

Sementara itu, diketahui dalam 10 tahun terakhir, tren permintaan sarung tangan konsisten bertumbuh 10%-12% per tahun. Sedangkan di tengah kondisi pandemi Covid-19, permintaan melesat hingga 30% sehingga industri sarung tangan tergoncang oleh ketidakseimbangan supply dan demand.

Permintaan akan sarung tangan melonjak tinggi, namun pasokan cetakan sarung tangan sangat terbatas.

Sebagai contoh, konsumsi sarung tangan per kapita di India telah meningkat dari 4 unit menjadi 30 unit, yang mana permintaan tersebut telah melampaui pasokan di wilayah tersebut.

Berita Terbaru