BPIP Ajak Guru Kreatif Bangun Pelajar Pancasila

JAKARTA, NKRIKU – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengajak para guru kreatif membangun pelajar memahami Pancasila. Sebab 70 persen siswa SMA tidak memahami Pancasila.

“Hasil Riset mengenai Pendidikan Pancasila di SMA memperlihatkan bahwa 70 persen siswa SMA tidak memahami Pancasila karena hanya ada satu bahan ajar dan tenaga pendidik tidak kreatif. Untuk itu, agar dapat membangun Pelajar Pancasila dengan baik, maka guru harus kreatif dalam menyusun dan menggunakan bahan ajar,” kata Direktur Standardisasi Materi dan Metode Aparatur Negara BPIP Aris Heru Utomo di hadapan para guru peserta Sosialisasi dan Bedah Asesmen Kompetensi Minimum yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) DKI Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Berita Populer  Jelang Lebaran, Toko Busana Robinson Pasar Minggu Beroperasi

“Dalam menyusun bahan ajar, guru mesti memahami bahwa sesuai Peta Jalan Pendidikan Indonesia (PJPI) 2020-2035, arah dari peta jalan pendidikan Indonesia adalah untuk membangun Pelajar Pancasila yang memiliki profil beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, kreatif, bernalar kritis dan mandiri,” tambah Aris.

Berita Populer  112 Daerah Berkategori Zona Hijau Covid-19, Ini Sebarannya

Selanjutnya dikatakan Aris, bahwa sejalan dengan berlangsungnya Revolusi Industri keempat yang memunculkan perubahan peradaban masyarakat, maka para guru tidak dapat berdiam diri. Para guru mesti senantasi beradaptasi dengan perkembangan guna memastikan tujuan pendidikan Indonesia tercapai.

Berita Populer  Muhadjir Sebut Bansos Jabodetabek Berupa Tunai pada 2021

“Dalam menyusun bahan ajar yang bervariatif, guru bisa mempertimbangkan minat yang berkembang di kalangan generasi milenial yang berjumlah sekitar 125 juta jiwa. Hasil survei menunjukkan minat generasi milenial umumnya lebih banyak pada kegiatan olahraga, music dan menonton film,” papar Aris.

Editor : Faieq Hidayat

Share

Share

Berita Terbaru