NKRIKU – Bupati Solok Selatan nonaktif, Muzni Zakaria bakal segera menjalani persidangan terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan Masjid Agung Solok Selatan dan proyek Jembatan Ambayan. Hal ini seiring dengan rampungnya berkas perkara yang menjerat Muzni Zakaria.

Berita Populer  Novel Ungkap Keanehan Sidang: Jaksa Tak Beri Surat Dakwaan

“Setelah berkas dinyatakan lengkap, hari ini (19/5) Penyidik KPK melaksanakan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik KPK kepada JPU KPK untuk tersangka Muzni Zakaria (Bupati Solok Selatan) dalam dugaan suap pembangunan Masjid Agung Solok Selatan dan Jembatan Ambayan di Kabupaten Solok Selatan,” kata Ali dalam keterangannya, Selasa (19/5).

Berita Populer  Ketua DPRD Muara Enim Diduga Terima Suap Rp3,031 M, Plt Kadis PUPR Rp1,115 M

Dalam menyelesaikan berkas penyidikan Muzni, KPK memeriksa sekitar 42 saksi.
Dengan pelimpahan ini, penahanan Muzni Zakaria menjadi kewenangan Jaksa KPK dan saat ini Muzni menjalani penahanan Rutan selama 20 hari terhitung mulai tanggal 19 Mei 2020 sampai dengan 7 Juni 2020 di Rutan KPK Kavling C1.

(Visited 15 times, 1 visits today)
Ikuti @nkriku3 Ikuti @media_nkriku

Berita Terbaru