Camat Mohammad Basri: Tidak Ada Lagi Alasan Terbelakangan

bergabung di nkriku.com

SELAYAR.NKRIku.Com– Musyawarah Rencana Pembangunana (Musrenbang) Tahun Angaran 2019 dibuka langsung kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbanda) Kabupaten Kepulauan Selayar. Kepala Bappelitbanda Baso Lewa membuka secara resmi Musrenbang tingkat Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar bertempat diaula kantor Kecaamatan Bontosikuyu, Rabu 14/02/2018 sekitar 14:00 wita.


Dukung kami dengan ngelike fanspage Add Friend

Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua DPRD Kepulauan Selayar, Mappa Tunru S.pd,   Komandan Rayon Militer (Danramil) Bontosikuyu Mayor inf Akhmad Sarro, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Bontosikuyu Ajun Komisaris Polisi (Akp) Mudasir, Kabid pelayanan Dinas Kesehatan Awil Taiyeb, Sekertaris Perikanan Dan Kelautan Drs Taharuddin, Staf Dinas Pertanian, Staf Dinas Pariwisata, staf Bapemdes, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, Lsm dan wartawan.

Dalam sambutan Camat Bontosikuyu Mohammad Basri SH. Mengatakan Kecamatan Bontosikuyu memiliki wilayah yang sangat luas sekitar 18,42 persen hektar area dengan jumlah penduduk per 31 Desember 2017 sebanyak 15.296 jiwa dan memiliki 12 Desa 3 Desa di antaranya berada dikepulauan sehingga melakukan koordinasi terutama hal – hal sifatnya mendesak,” wilayah Bontosikuyu sangat luas sehingga perlu penanganan yang cepat Misalnya laporan hasil realisasi dan laporan evaluasi tentang penyelenggaraan pemerintah dan pengelolaan keuangan desa sering kali terlambat dalam proses pencairan tahapan 1,2,3 dan tahapan terakhir,” salut Muhammad Basri.

Bahkan Camat Bontosikuyu juga meyinggung mengenai tentang ternak liar yang berada diwilayah Bontosikuyu diharap semua tim jangan menunggu camat baru bertindak,” kami harap beberapa penanganan kecil bisa di tangani seperti ternak liat yang sering berkeliaran,” ungkap Camat.

Tak lupa Camat berlatar belakang hukum ini pun mengapresiasi kinerja DPRD Kepulauan Selayar yang sangat membantu pemerintah,” Apalagi ketua DPRD kepulauan Selayar, Mappa Tunru orang tua kita adalah orang Bontosikuyu jadi tidak ada lagi alasan terus – terus terbelakang,” ingatnya.

Tahun ini kita dapat anggaran APBD kurang Lebih sebesar 40 milliar dana yang sangat besar dibanding tahun – tahun kemarin, ini sudah terbukti keberadaan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kami sangat mengapresiasi perhatian DPRD apalagi ketua (Mappa Tunru), yang terus memperhatikan PAD,” ungkap Camat Bontosikuyu Mohammad Basri SH.

Bukan hanya itu kepala Badan Bappelitbanda Baso Lewa mengatakan, tugas kita tidak hanya mengusulkan dalam musyarah ini yang menjadi prioritas tapi mesti dikawal lagi sehingga benar – benar tercapai sesuai motto Bontosikuyu,” kami hanya bisa mengusulkan kepada DPRD agar kepentingan masyarakat bisa ttersalurka”Samaturu”, ujarnya.

Kemudian dilanjutkan arahan ketua DPRD Mappa Tunru, S.pd. daerah pemilihan (Dapil) Bontosikuyu. Mappa Tunru mengatakan evaluasi kerjasama dapat terjalin dengan baik dalam forum musyawarah ini,” intinyanya yang perlu diketahui, menjawab visi misi Bupati yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ada dua skala prioritas yang pertama adalah pariwisata dan kedua adalah perikanan. Dan selanjutnya ada 10 tambatan perahu itu adalah upaya kami tahun ini, kemudian lihat kembali porsi kabupaten dan porsi dana desa, salah satunya jambang keluarga itu cukup pemerintah desa yang anggarkan,” tandasnya.

Terkait pariwisata Bontosikuyu sudah dimulai digenjot dengan membenahi infrastruktur seperti jalan lingkar kabupaten Khusus membackup pariwisata, “perlu diketahui mana porsi APBD dan mana porsi APB desa,” kata Mappa Tunru (Mj)

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com