oleh

Cara Air Susu Ibu Sehat, Jauhilah Pantangan Ini, No. 2 Berbahaya

INFORMASIANA | Tidak hanya ibu hamil yang mempunyai pantangan, ternyata ada juga tantangan bagi ibu-ibu yang sedang menyusui. Pantangan ibu menyusui mesti diperhatikan untuk bisa mencegah munculnya sesuatu terhadap air susu ibu (ASI) yang akan diberikan kepada bayi.

Jika pantangan ibu bayi menyusui itu tidak dilakukan maka bisa meniumbulkan resiko bagi ibu dan bayi. Untuk dapat menunjang proses menyusui yang baik dan kelancaran pemberian ASI. Ada beberapa hal yang mesti dihindari oleh ibu menyusui.

Loading...

Pantangan Ibu Menyusui yang Harus Dihindari

Berikut ini terdapat beberapa pantangan ibu menyusui yang mesti diperhatikan dan sebisa mungkin dihindari.

– Rokok
Ibu Menyusui tak boleh merokok karena bisa menyebabkan bayi terpapar oleh nikotin. Tidak hanya dari asap yang dikeluarkan, nikotin juga memiliki kemungkinan bisa masuk dalam ASI. Selain daripada itu, bisa memunculkan permasalahan kesehatan pada bayi, paparan asap rokok juga bisa meningkatkan resiko terjadinya sindrom kematian bayi secara mendadak. Kemungkinan bayi juga mengalami mual, muntah, diare dan kram perut juga bisa terjadi karena ibu menyusui merokok. Merokok juga bisa menyebabkan produksi ASI menjadi berkurang.

– Minuman Berkohol
Saat Ibu menyusui mengonsumsi minuman yang beralkohol, maka zat tersebut bisa saja masuk dalam ASI yang diberikan pada bayi. Aroma dan rasa yang berasal dari ASI ini akan berubah. Ini akan dapat mempengaruhi pola konsumsi ASI oleh bayi, sekaligus dapat mempengaruhi pola tidur bayi. Selain daripada itu, sebuah studi telah membuktikan bahwa bir bisa mengurangi produksi ASI, karena bisa akan menghambat refleks untuk mengeluarkan ASI (Milk ejection refleks) ketika bayi mengisap area puting.

Jumlah asupan minuman mengandung alkohol yang masih dapat ditoleransi yaitu 10 – 20 ml atau 8 gram alkohol murni yang terkandung pada minuman per minggu. Tunggulah sekitar 2 jam setelah konsumsi minuman beralkohol sebelum menyusui. Meskipun begitu, akan lebih aman jika ibu menyusui benar-benar pantang untuk mengonsumsi minuman yang beralkohol.

– Ikan dengan Kandungan Merkuri yang Tinggi.

Meskipun kandungan nutrisi ikan yang tergolong tinggi, akan tetapi hampir semua ikan memiliki kandungan merkuri. Polutan ini tergolong sangat berbahaya karena termasuk racun bagi saraf-saraf tubuh. Ikan yang berada pada rantai makanan bagian atas dalam ekosistem laut akan dapat memangsa sesama hewan laut, termasuk ikan kecil yang juga memiliki kandungan merkuri. Ikan-ikan itulah yang pada umumnya memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi. Diantaranya yaitu ikan todak, hiu dan ikan tongkol.

Untuk ikan salmon, udang, tuna atau jenis ikan lainnya yang tergolong rendah kandungan merkuri. Sebaiknya dikonsumsi hanya sekitar 2 kali per minggu.

– Buah dan Sayur tertentu

Beberapa jenis buah dan sayur diduga bisa memicu alregi dan dapat membuat bayi menjadi rewel. Sehingga menjadi pantangan ibu menyusui. Misalnya kacang, gandum, jagung, kubis, bawang, dan kedelai. Selain daripada itu, sebagian ibu menyusui mengeluhkan efek dari buah seperti nanas, stroberi, kiwi, jeruk nipis dan lemon. Juga sayur-sayuran seperti timun, bawang putih, bumbu kayu manis dan brokoli.

Jika bayi menunjukkanb gejala alergi seperti eksim, diare, gangguan pernapasan dan diare. Ada kemungkinan ini terjadi sebagai reaksi makanan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Untuk dapat mengetahui secara pasti, buatlah catatan harian makanan dan minuman ibu menyusui. Jika bayi telah menunjukkan reaksi maka sebaiknya hindarilah makanan tersebut selama beberapa waktu. Akan tetapi, tidak perlu merancang diet khusus. Yang penting, pilihlah makanan dan minuman yang bisa menyehatkan bayi dan ibunya.

– Kafein

Kafein tidak hanya berasal dari kopi, akan tetapi juga teh dan minuman kola. Kafein yang diminum ibu menyusui akan masuk dalam ASI. Sehingga terdapat kemungkinan bisa menyebabkan bayi tetap terjaga. Meskipun tak ada bukti secara pasti bahwa kafein bisa menimbulkan masalah. Akan tetapi sebagian ibu mengaitkan antara konsumsi kafein dan gejala kolik atau sulit tidur pada bayi.

– Obat-obatan Herbal

Obat-obatan yang telah dikonsumsi ibu menyusui sebaiknya dikonsultasikan secara terlebih dahulu kepada dokter, termasuk obat herbal. Sampai sekarang ini, sebagian obata herbal masih belum dapat dipastikan keamanannya dan kemungkinan ada efek sampingnya.

Pantangan ibu menyusui ini sebaiknya diperhatikan secara cermat. Jika terdapat kesulitan selama menyusui, maka konsultasikanlah terlebih dahulu kepada dokter kandungan untuk bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga: