China Rilis Video Serangan hingga Bantahan Sterilisasi Uighur

Jakarta, NKRIKU Indonesia —

Serangkaian peristiwa terjadi pada Selasa (22/9) yang dirangkum dalam kilas internasional. Mulai dari militer China yang merilis video simulasi serangan ke AS hingga pemerintah Negeri Tirai Bambu yang membantah telah mensterilisasi paksa wanita Uighur.

Angkatan udara China merilis sebuah video simulasi penyerangan terhadap militer Amerika Serikat yang menghebohkan jagat pengguna media sosial Weibo. Video itu mengadopsi potongan film Hollywood ke dalamnya.

Dalam video yang telah disaksikan sebanyak 4,72 kali di Weibo itu dibuat oleh pusat propaganda dan budaya Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.

Berita Populer  VIDEO: Perubahan Aturan di Bandara AS Akibat Pandemi Covid-19

Video itu memperlihatkan pembom H-6 lepas landas dalam jarak menengah dan jarak jauh. Kemudian personel angkatan udara China melancarkan serangan di pangkalan pulau yang sangat mirip dengan fasilitas pangkalan militer AS di Diego Garcia dan Guam.

Dalam video yang sama, militer China kemudian melakukan serangan mendadak yang sukses. amun pengguna Weibo justru melihat sejumlah kejanggalan mencolok pada video tersebut karena diambil dari potongan film Hollywood.

Lebih dari 60 negara kaya berkoordinasi untuk mendukung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memfasilitasi vaksin virus corona kepada negara-negara miskin. Namun dari 60 negara tersebut tidak ada China dan Amerika Serikat.

Berita Populer  Bekasi Mulai Data Warga Penerima Vaksin Covid-19

WHO bersama aliansi vaksin global Gavi dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI) membuat mekanisme yang bertujuan untuk memastikan distribusi vaksin secara adil di masa depan.

Mekanisme yang dikenal dengan Covax, berupaya mengumpulkan dana untuk 92 negara miskin yang sebelumnya telah mendaftar.

“Di antara mereka (daftar negara) yang telah mendaftar termasuk Komisi Eropa atas nama 27 negara anggota Uni Eropa ditambah Norwegia dan Islandia,” tulis pernyataan tersebut.

Pemerintah China membantah telah melakukan sterilisasi paksa dan genosida terhadap wanita dari minoritas Uighur. Bantahan mereka kirimkan kepada NKRIKU.

Berita Populer  Stafsus Erick Thohir Buka Suara Soal Mafia Alat Kesehatan

Bantahan dikirimkan sebagai tanggapan atas artikel yang diterbitkan NKRIKU pada Juli lalu. Sebagai informasi, pada Juli lalu sebuah artikel mendokumentasikan sebuah pelecehan dan kampanye yang dilakukan oleh Beijing.

Pelecehan dilakukan dengan menargetkan wanita minoritas Uighur, sebuah kelompok etnis Muslim berjumlah 10 juta orang.

Dalam laporannya, NKRIKU menemukan beberapa wanita Uighur dipaksa pemerintah untuk menggunakan alat kontrasepsi dan menjalani sterilisasi sebagai bagian dari upaya yang disengaja untuk menekan kelahiran masyarakat minoritas Xinjiang. 

(evn)

[Gambas:Video NKRIKU]

Berita Terbaru