Deklarasikan KAMI, Din Syamsuddin Dan Para Aktivis Sepakat Kiblat Bangsa Telah Melenceng


NKRIKU.COM – Sejumlah aktivis dan para alim ulama berkumpul di RM Gudeg
Kendil Mas, Jalan Raya Fatmawati No. 76, Jakarta pada Minggu (2/8). Pertemuan
ini mulanya untuk mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI).

 

Dalam pertemuan ini, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Din Syamsuddin tegas menyatakan bahwa semuanya bersepakat
Indonesia sedang karam. Sehingga, butuh gerakan dari kelompok tertentu untuk
bisa bangkit kembali.

 

Berita Populer  Din Syamsuddin Dan Para Aktivis Sepakat Kiblat Bangsa Telah Melenceng

“Kita bersetuju dan bersepakat kapal besar Indonesia telah
goyang dan hampir karam. Maka perlu anak-anak bangsa bangkit bersama untuk
penyelamatan,” tegasnya dalam acara tersebut.

 

Menurutnya, menyelamatkan Indonesia adalah menyelematkan
jutaan mulut yang butuh makan, karena mereka tidak lagi punya apa-apa untuk
dimakan.

 

Termasuk, menyelematkan jutaan keluarga yang menderita
karena kepala keluarga terpaksa berhenti bekerja dan harus berada di rumah,
sementara kebutuhan bersama keluarga sangat tergantung kepada penghasilan hari
itu.

Berita Populer  Din Syamsuddin Dan Para Aktivis Sepakat Kiblat Bangsa Telah Melenceng

 

Selain itu, jutaan anak-anak bangsa generasi masa depan yang
tidak dapat belajar secara normal juga harus diselamatkan. Ini karena mereka
harus belajar secara daring, sementara mereka kekurangan bahkan ketiadaan pulsa
dan negara tidak hadir untuk melindungi dan membantu mereka.

 

“Menyelematkan Indonesia adalah menyelematkan bangsa ini
dari praktik korupsi kolusi nepotisme yang masih merajalela bahkan lingkaran
terdekat oleh kekuasaan itu sendiri,” tegas mantan ketum PP Muhammadiyah itu.

 

Berita Populer  Din Syamsuddin Dan Para Aktivis Sepakat Kiblat Bangsa Telah Melenceng

Indonesia, sambung Din Syamsuddin, juga perlu diselamatkan
dari oligarki, kleptokarasi, politik dinasti yang melabrak UU dan melanggar
konstitusi UUD 1945.

 

Masih ada sederet lagi apa yang dapat kita katakan dan saya
merasa kehilangan dan kekurangan kata-kata dan frasa untuk mengungkapkannya,”
tegasnya.

 

“Dari apa yang selama ini secara sungguh-sungguh dari hati
saya sampaikan bahwa kiblat bangsa ini telah melenceng. Bahwa cita-cita
nasional telah dikangkangi dan dibangkangi,” tutup Din Syamsuddin.

loading…

Berita Terbaru