by

Demo Ricuh, Massa di Depan Gedung DPR Serang Polisi Patwal

Pasang


NKRIKU – Unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI berakhir ricuh. Aparat kepolisian yang berjaga bahkan sampai menembakan water cannon dan gas air mata ke arah massa.

Massa pun langsung berhamburan ke berbagai arah. Sebagian massa terlihat banyak memasuki tol dalam kota hingga menyebabkan kemacetan.

Meski begitu aksi anarkis massa tidak berhenti. Salah satu voorijder yang tengah melintas di tol dalam kota bahkan diserang oleh massa. Beruntung anggota patwal polantas tersebut bisa menghindari dari serangan massa dan segera memacu kendaraannya, sehingga tidak sampai babak belur.

Diketahui, BEM SI akan menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara Jakarta, Senin (11/4) besok. Aksi demonstrasi mahasiswa pada Senin besok direncanakan diikuti ribuan mahasiswa yang berasal dari 18 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia.

’’Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia melaksanakan Aksi Nasional Geruduk Istana Negara. Pada aksi nasional ini dihadiri oleh seluruh kampus se-Indonesia yang terdiri dari 18 kampus diantaranya, UNJ, PNJ, IT-PLN, STIE SEBI, STIE Dharma Agung, STIS Al Wafa, IAI Tazkia, AKA Bogor, Unri, Unand, Unram, PPNP, Undip, UNS, UNY, Unsoed, SSG dan Stieper,” demikian keterangan BEM SI, dikutip dari akun Instagram @bem_si,” Minggu (10/4).

Koordinator BEM SI 2022, Luthfi Yufrizal menyampaikan, terdapat enam poin utama dalam aksi demonstrasi mahasiswa. Salah satunya yakni mendesak Presiden Jokowi untuk bersikap tegas menolak penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

’’Mendesak dan menuntut Jokowi untuk bersikap tegas menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode karena sangat jelas menghianati konstitusi negara,” ucap Luthfi. (*)