Diminta Secara Diam-diam, Pengacara MS Korban Pelecehan di KPI: Belum Ada Kata Damai!

NKRIKU.COM – Lima pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang diduga menjadi pelaku pelecehan serta perundungan terhadap MS dikabarkan meminta perdamaian secara diam-diam. Terkait kabar itu, pihak MS menyatakan belum ada perdamaian yang disepakati hingga saat ini.

Kuasa hukum MS, Rony E Hutahaean mengungkapkan pihaknya tetap menghargai proses penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian. Dengan demikian, ia menyebut kalau belum ada kata damai antara MS dengan terduga pelaku.

“Belum ada perdamaian sampai sekarang,” kata Rony saat dikonfirmasi NKRIKU.COM, Jumat (10/9/2021).

Berita Populer  Curhat Dilecehkan Pegawai KPI di Kantor, MS Makin Ketakutan karena Keluarga Ikut Diancam

Rony mengaku tengah berada di Polres Jakarta Pusat saat tengah dihubungi. Namun ia belum merespons kembali soal maksud kehadirannya di sana.

Baca Juga:
Izinkan Saipul Jamil Tampil di TV, Ketua KPI Disindir Habis Warganet hingga Trending

Sebelumnya, Rony mengungkapkan kalau upaya perdamaian dan pencabutan laporan polisi itu dibahas dalam pertemuan secara diam-diam antara korban dan kelima pelaku di kantor KPI, Gambir, Jakarta Pusat.

Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum MS, Rony E Hutahean. Rony menyebut pertemuan itu terjadi pada Rabu, 7 September 2021 lalu.

Berita Populer  Minta Bantuan LPSK, MS Pegawai Pria Korban Pelecehan di KPI Harus Proaktif

“Setelah pulang dari Komnas HAM dan LPSK kami kehilangan komunikasi dengan klien beberapa jam, ternyata beliau menginformasikan bahwa dia berada di KPI dan melakukan pertemuan atas undangan kelima terduga pelaku untuk membicarakan tentang rencana perdamaian,” kata Rony kepada NKRIKU.COM, Kamis (9/9/2021).

Rony mengemukakan, berdasar informasi yang diterima MS, kelima terduga pelaku tersebut meminta kliennya untuk berdamai dengan beberapa syarat. Beberapa syarat di antaranya, yakni MS diminta mencabut laporan polisi dan meminta maaf kepada kelima terduga pelaku.

Berita Populer  Ogah Minta Maaf, Dalih MS Pilih Seret Terduga Pelaku Pelecehan di KPI ke Jalur Hukum

“Sehingga klien kami itu merasa tidak bersedia dan menyatakan, ‘kok dia yang meminta maaf orang saya menjadi korban’,” tuturnya.

Baca Juga:
3 Aktor Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Kariernya Langsung Redup

Kendati begitu, Rony belum mengetahui terkait dugaan adanya tekanan yang dilakukan kelima terduga pelaku terhadap kliennya. Namun, dia sendiri merasa janggal atas adanya pertemuan tersebut lantaran dirinya tak turut dilibatkan.

Diminta Secara Diam-diam, Pengacara MS Korban Pelecehan di KPI: Belum Ada Kata Damai!

NKRIKU.COM – Lima pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang diduga menjadi pelaku pelecehan serta perundungan terhadap MS dikabarkan meminta perdamaian secara diam-diam. Terkait kabar itu, pihak MS menyatakan belum ada perdamaian yang disepakati hingga saat ini.

Kuasa hukum MS, Rony E Hutahaean mengungkapkan pihaknya tetap menghargai proses penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian. Dengan demikian, ia menyebut kalau belum ada kata damai antara MS dengan terduga pelaku.

“Belum ada perdamaian sampai sekarang,” kata Rony saat dikonfirmasi NKRIKU.COM, Jumat (10/9/2021).

Berita Populer  Kasus Gilang Bungkus Jarik, Polisi Surabaya Periksa Dua Saksi

Rony mengaku tengah berada di Polres Jakarta Pusat saat tengah dihubungi. Namun ia belum merespons kembali soal maksud kehadirannya di sana.

Baca Juga:
Izinkan Saipul Jamil Tampil di TV, Ketua KPI Disindir Habis Warganet hingga Trending

Sebelumnya, Rony mengungkapkan kalau upaya perdamaian dan pencabutan laporan polisi itu dibahas dalam pertemuan secara diam-diam antara korban dan kelima pelaku di kantor KPI, Gambir, Jakarta Pusat.

Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum MS, Rony E Hutahean. Rony menyebut pertemuan itu terjadi pada Rabu, 7 September 2021 lalu.

Berita Populer  Pakai UU ITE, 3 Pegawai KPI Terduga Pelecehan Mau Laporkan MS ke Polda Metro Sore Ini

“Setelah pulang dari Komnas HAM dan LPSK kami kehilangan komunikasi dengan klien beberapa jam, ternyata beliau menginformasikan bahwa dia berada di KPI dan melakukan pertemuan atas undangan kelima terduga pelaku untuk membicarakan tentang rencana perdamaian,” kata Rony kepada NKRIKU.COM, Kamis (9/9/2021).

Rony mengemukakan, berdasar informasi yang diterima MS, kelima terduga pelaku tersebut meminta kliennya untuk berdamai dengan beberapa syarat. Beberapa syarat di antaranya, yakni MS diminta mencabut laporan polisi dan meminta maaf kepada kelima terduga pelaku.

Berita Populer  Pengakuan Warga Di Lokasi Pria Pamer Kelamin Dekat Stasiun Sudirman: Minim Penerangan

“Sehingga klien kami itu merasa tidak bersedia dan menyatakan, ‘kok dia yang meminta maaf orang saya menjadi korban’,” tuturnya.

Baca Juga:
3 Aktor Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Kariernya Langsung Redup

Kendati begitu, Rony belum mengetahui terkait dugaan adanya tekanan yang dilakukan kelima terduga pelaku terhadap kliennya. Namun, dia sendiri merasa janggal atas adanya pertemuan tersebut lantaran dirinya tak turut dilibatkan.

Berita Terbaru