Diminta Tak Naikkan Harga Sewa Gudang hingga 80 Persen, AP II Buka Suara

NKRIKU, Jakarta – PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II buka suara terkait desakan Asosiasi Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) agar perseroan membatalkan rencana kenaikan harga sewa pergudangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta imbas sistem pengelolaan anyar. Rencana itu disebut membuat peserta tender pergudangan kargo yang diselenggarakan AP II mengundurkan diri.

Berita Populer  Pelni Kaji Pemberian Tarif Khusus Muatan Produk UMKM

Senior Manager of Cargo & Aero Support Bandara Soekarno-Hatta Ngatimin K. Murtono mengatakan pengelolaan gudang di Lini-1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini dibuka dengan proses lelang. Melalui sistem itu, perusahaan akan menjalin konsesi dengan operator pergudangan.

Berita Populer  AP II Tak Terapkan Protokol Bagi Penumpang Pesawat ke Luar RI

Skema pengelolaan anyar tersebut akan dilaksanakan dengan sistem klaster dan bagi hasil. Konsep klaster ini diklaim tergolong baik serta tidak akan menyebabkan harga logistik melonjak naik.

“Skema konsesi akan diikuti dengan penyeragaman bagi hasil yang sama,” ujar Ngatimin dalam keterangan tertulis, Ahad, 24 Januari 2021.

Berita Populer  AP II Siapkan 3 Strategi Hadapi Corona Industri Penerbangan

Ngatimin mengatakan Angkasa Pura II mengundang operator pergudangan kargo untuk mengikuti proses lelang itu. Dia menyatakan sejumlah operator pergudangan menyatakan telah kembali tertarik untuk mengikuti proses lelang.

Berita Terbaru