Ditangkap KPK, Harta Menteri KKP Edhy Prabowo Tembus Rp7 Miliar Lebih

NKRIKU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terkait dugaan suap ekspor benur.

Edhy diamankan bersama istri dan kolega setelah lawatan dari Amerika Serikat.

Berdasarkan catatan, Edhy Prabowo teranyar melaporkan harta ke KPK pada akhir 2019.

Dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) punya KPK, Edhy ternyata memiliki kekayaan Rp7.422.286.613.

Jika diperbandingkan dengan laporan kekayaan sebelumnya, harta yang dilaporkan Edhy naik signifikan selama menjadi Wakil Rakyat.

Pada 31 Desember 2018 atau saat sebagai anggota DPR periode 2014-2019 dari Fraksi Partai Gerinda, harta yang dilaporkannya yakni sebesar Rp Rp4.562.804.877.

Dokumen LHKPN KPK yang diterbitkan pada 19 Desember 2019 itu juga menyebutkan bila asetnya terbesar dari properti berupa bidang tanah dan bangunan yang nilainya Rp4.349.236.180.

Dari 10 aset properti miliknya, sebanyak 7 bidang tanah berada di Kabupaten Muara Enim, dan tiga properti sisanya berada di Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Sementara harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin, total yang dimiliki Edhy Prabowo tercatat sebesar Rp890.000.000. Rinciannya, 2 unit mobil, 2 unit motor, 1 sepeda, dan 1 genset. Kendaraan roda empat paling mahal yang dipunyai Edhy Prabowo yakni Pajero Sport dengan nilai Rp 500 juta.

Edhy juga mencantumkan kepemilikan 1 sepeda BMC sport dengan harga Rp 65.000.000. Aset lain yang dilaporkan Edhy yakni berupa harta bergerak lain yang taksiran nilainya capai Rp1.926.530.000. Kemudian aset berupa kas dan setara kas sebesar Rp256.520.433.[]

baca juga:

Berita Terbaru