DPR Minta Temuan TPGF di Papua Dilanjutkan ke Proses Hukum

loading…

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR Yan Permenas Mandenas mendesak pemerintah untuk segera menindaklanjuti hasil penyelidikan Tim Gabungan Pencari Fakta ( TGPF) terkait penembakan pendeta Yeremia Zanambani dan rentetan penembakan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Menurut Yan, para pelaku harus diproses hukum baik Peradilan Militer maupun peradilan umum dan diumumkan ke publik sebagai langkah keseriusan pemerintah pusat.

“Dalam laporan tersebut, TGPF menemukan dugaan keterlibatan aparat keamanan dalam kematian Pendeta Yeremias Zanambani pada 19 September 2020 lalu,” ujar politikus dari Dapil Papua ini, Minggu (25/10/2020).

(Baca: TGPF Intan Jaya Serahkan Hasil Investigasi Kepada Menkopolhukam)

TPGF juga menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), sebagai dalang atas kematian Serka Sahlan, seorang warga sipil Badawi pada 17 September, dan Pratu Dwi Akbar Utomo pada 19 September.

“Kasus ini menjadi isu internasional dan politisasi isu HAM karena terbunuhnya pendeta Yeremia Zanambani oleh anggota TNI yang bertugas saat itu. Hal ini harus ditutaskan segera karena pihak Internasional ingin melihat keseriusan pemerintah menuntaskan kasus tersebut,” ujarnya.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra ini berharap pemerintah pusat jangan sekadar membangun opini publik, usai diumumkan hasil TPGF. Namun, penyelesaian kasus penembakan Pdt Yeremia Zanambani harus tuntas.

Yan Mandenas meminta Pemerintah tidak sekedar mementingkan aspek sosial politik ketimbang Komitmen Pemerintah terhadap penyelesaian kasus Penembakan Pdt Yeremia Zanambani melalui proses hukum yang berlaku.

Berita Terbaru