oleh

dr. Husaini: Tenaga Kesehatan di Desa Dilarang Rangkap Jabatan

Selayar, nkriku.com – Tenaga kontrak dan honor Dinas Kesehatan yang merangkap dua jabatan, misalnya dengan menjadi perangkat desa dan menerima honor dari dua pekerjaannya maka akan di beri sanksi tegas.

Jika ditemukan ada tenaga honor atau kontrak Dinas Kesehatan yang nyambi jadi perangkat desa maka harus memilih salah satunya, demikian dijawab dr. H. Husaini M. Kes, Kadis Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar, kepada wartawan, Senin (15/7).

Baca juga  Musyawarah Desa Bungaiya Menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa

“Tidak bisa pak, Kalau bendahara di Desa tidak bisa terima honor di Kesehatan. Kalau sekedar relawan bisa saja, karena banyak juga tenaga kesehatan yang belum ada SK kontraknya. Harus disuruh memilih jadi tenaga kesehatan atau jadi pegawai Desa.
Kalau memang ada indikasi penyelewengan anggaran atau terima honor dua-duanya harus diberi sanksi tegas dan pengembalian,” jawab dr. Husaini.

Baca juga  Wabup Selayar Buka Pameran Inovasi Desa dan Launching GESIT 2020

Jika tenaga medis merangkap dua jabatan, pastikan tidak akan fokus dalam melaksanakan tugasnya.

Hal ini mencuat saat sejumlah pemerhati pembangunan menyoroti kinerja pemerintahan desa yang disinyalir memanfaatkan tenaga kesehatan di desa menjadi perangkat desa tanpa menyebut nama desanya. (*)

Baca juga  BPPD Kepulauan Selayar Gelar Pertemuan, Ini Yang Dibahas
Loading...

Baca Juga: