oleh

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Ketua BPD Bontojati Dipastikan Akan Ada Tersangka

SELAYAR, nkriku.com – Dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bontojati, Kabupaten Kepulauan Selayar, dilaporkan ke Polisi.

Dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua BPD bertujuan dalam rangka pencairan tahap pertama APBDesa Bontojati tahun anggaran 2019 pada tanggal 27 Maret lalu, dengan mengatas namakan mantan Ketua BPD, Sukmawati yang berakhir masa jabatannya pada 13 Juni 2019 lalu.

Baca juga  HUT Bhayangkara 73, Club Sepeda di Selayar Deklarasi Tolak Aksi Kekerasan

Namun untuk periode 2019 – 2025 ia kembali terpilih pemilihan anggota BPD tapi sudah menjadi anggota biasa.

Ia kaget melihat tanda tangannya dipalsukan dan melaporkan hal tersebut ke Polres Kepulauan Selayar belum lama ini, dengan terlapor Kepala Desa Bontojati, Abd Hamid.

Baca juga  Polres Selayar Peringati Nuzulul Qur'an dan Doa bersama

Kanit Tipidter, Aipda Ulil Amri, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/7/2019), mengungkapkan, laporan tersebut sudah ditindak lanjuti penyidik dan sudah tahap pemanggilan saksi-saksi.

“Laporan tindak pidana dugaan pemalsuan dokumen dengan menggunakan tandatangan palsu, dipastikan akan ada tersangkanya, ” jelas Ulil.

Baca juga  Satresnarkoba Polres Selayar Sosialisasi Jauhi Narkoba

Sementara itu Kades Bontojati, Abd Hamid, yang ditemui wartawan beberapa waktu lalu, di Kelurahan Benteng Selatan, membenarkan laporan tersebut. Ia pun mengakui telah mendapat panggilan dari pihak kepolisian. (DSB/TIM)

Loading...

Baca Juga: