Duterte Blak-blakan Soal Hak Filipina Atas Laut China Selatan

“Meningkatnya ketegangan tidak menguntungkan siapa pun,” ujar Duterte. Setiap titik baru yang menyala, akan menimbulkan rasa takut yang  cenderung mencabik-cabik orang.Dalam video yang direkam di Manila saat sidang umum PBB, Selasa (22/9) waktu New York, sebaris kalimat Duterte menjadi hal yang cukup menarik untuk mengibaratkan imbas dari ketegangan bagi rakyat di sebuah negara.

Berita Populer  Soal Reshuffle Kabinet, PKB: Presiden Paham Apa Yang Diperlukan Bangsa Ini

“Saat gajah berkelahi, rumputlah yang terinjak-injak rata,” kata Duterte.Konflik selalu dimulai dengan argumen. Kekuatan kata yang kemudian menjadi perang kata, adalah penyulut perang yang sesungguhnya.
 
Seperti kata Duterte, “Mengingat ukuran dan kekuatan militer para pesaing, kita hanya bisa membayangkan dan terkejut dengan korban jiwa yang mengerikan dan harta benda yang akan ditimbulkan jika ‘perang kata’ memburuk menjadi perang senjata nuklir dan rudal yang sesungguhnya.”

Berita Terbaru