Edy Mulyadi: Jika Jokowi Maksa Pilkada Digelar Desember Boleh, Tapi di Medan dan Solo Saja


NKRIKU – Presiden Joko Widodo dianggap melanggar UU 1/2020 dan pembukaan UUD 1945 jika tetap ngotot menyelenggarakan Pilkada pada Desember nanti di saat pandemi Covid-19 semakin mengganas.

Begitu yang disampaikan oleh Presidium Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi), Edy Mulyadi menanggapi pilihan Jokowi yang tetap minta Pilkada serentak dilangsungkan pada 9 Desember nanti.

“Jokowi tetap minta Pilkada serentak dilangsungkan. Padahal Covid-19 masih dan makin mengganas. Kalau ngotot, Presiden melanggar UU No. 1/2020, bahkan Pembukaan UUD 1945 paragraf empat yaitu “…melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia…”,” ujar Edy Mulyadi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/9).

Namun demikian, Edy pun juga mempersilakan Jokowi untuk tetap melaksanakan Pilkada serentak di tengah pandemi Covid-19. Tetapi, Edy memberikan dua syarat.

Berita Terbaru